Melonjaknya Laba Minyak dan Gas di Tengah Harga BBM yang Membebani Pengendara Akibat Perang Iran

Kalo driver yang kena biaya mahal di pom bensin jadi salah satu yang paling rugi dari perang di Timur Tengah, perusahaan yang jual bensin itu malah jadi pemenang yang jelas.

Pas pertengahan Maret, waktu perang baru dua minggu, nilai pasar enam perusahaan energi terbesar di dunia naik $130 miliar, kata Guardian. Tapi baru minggu lalu beberapa perusahaan laporan keuangan kuartal pertama, baru keluar berapa banyak uang yang dihasilkan dari konflik ini.

Hari Selasa, BP, salah satu perusahaan energi terbesar di Inggris, laporan untung $3.2 miliar selama tiga bulan pertama tahun ini. Itu lebih dari dua kali lipat dari $1.38 miliar di periode yang sama tahun lalu. Selat Hormuz masih ditutup dan seperlima minyak dunia masih terkunci di Teluk Persia, perusahaan minyak dan gas panen untung dari kekurangan pasokan. Ini bikin protes dari kelompok lingkungan dan advokasi.

“Horor banget liat BP untung gede sementara jutaan orang menderita akibat perang AS-Israel dengan Iran,” kata Patrick Galey, kepala investigasi Global Witness, di pernyataan yang merespon hasil BP.

BP belum kasih jawaban ke Fortune untuk permintaan komentar.

## Awal 2026 yang gemileng

BP jadi salah satu perusahaan pertama yang laporan hasil triwulanan, tapi perusahaan energi lain juga bakal melaporkan angka yang sama. Shell, saingan utama BP yang akan rilis hasil 7 Miii, sebelumnya prediksi kuartal yang menguntungkan untuk bisnis minyaknya. TotalEnergies, perusahaan Prancis, laporan hasil Rabu, tapi sudah kasih isyarat untung lebih besar dari yang diharapkan.

Semua perusahaan laporan lonjakan aktivitas jual-beli minyak, tapi agak terganggu oleh menurunnya prospek gas alam, gara-gara serangan udaran Iran yang merusak lokasi produksi gas di Teluk.

MEMBACA  Amerika Serikat Umumkan Pertemuan Langsung Lebanon dan Israel Kembali Digelar Kamis

Tapi naiknya harga minyak karena perang sudah mengimbangi ketidakpastian itu buat jangka pendek. Satu barel minyak harganya $73 sebelum perang, trus perang langsung naek di atas $100 di hari-hari awal. Brent crude, patokan internasional, sekarang sekitar $110 per barel.

Bisnis gas alam yang bermasalah dan guncangan harga minyak diperkirakan tidak akan memberi dampak besar untung perusahaan energi super besar taun ini. Harga minyak lebih tinggi, untuk jumlah produk yang sama, perkembangan 100 besarannya mendapatkan sekitr man perangkat minyak asingata internadof.

Tinggalkan komentar