Selasa, 28 April 2026 – 07:21 WIB
Jakarta, VIVA – Masalah besar terjadi pada layanan kereta api nasional setelah kecelakaan antara KRL Commuter Line dan kereta jarak jauh di daerah Stasiun Bekasi Timur. Insiden ini langsung berdampak pada operasional kereta api jarak jauh (KAJJ) yang berengkat dari pusat kota, khususnya dari Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen.
dampak itu termasuk beberpa perjalanan yang dibatalkan dan membuat penumpang harus mencari alternatif lain.
Sebagai langaka darurat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memutuskan untuk menghentikan sementara semua perjalanan KAJJ dari kedua stasiun tersebut. Kebijakan ini diambil untuk memastikan proses evakuasi dan investigasi di lokasi kejadian berjalan lancar tanpa ada hambatan operasional tambahan.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menjelaskan bahwa penghentian ini bersifat total dan merupakan bagian dari prioritas keselamatan. "Semua perjalanan kereta jarak jauh yang berangkat dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen untuk sementara dihentikan demi mendukung proses penanganan dan memastikan keselamatan perjalanan," katanya dalam keterangan resmi, Senin 27 April 2026.
KAI juga menyampaikan rasa prihatin yang mendalam untuk semua korban yang terlibat. Penanganan penumpang dan awak kereta kini jadi fokus utama di situasi darurat ini. "Peristiwa di wilayah Stasiun Bekasi Timur membawa duka yang begitu dalam. KAI turut berduka cita dan mohon maaf atas ketidak-mampuan yang dialami pelanggan," begitu tulis keterangan di Instagram KAI.
Dari informasi awal, kecelakaan terjadi waktu kereta jarak jauh dari barat masuk ke jalur yang sama dengan KRL tujuan Cikarang yang lagi berhenti. Akibatnya, benturan keras tidak bisa dihindari dan menyebabkan kerusakan parah, sehingga aktivitas perekeretaapian di jalur itu berhenti sementara.
Imbas kejadian ini, sejumlah jadwal kereta pada Selasa, 28 April 2026 dibatalkan, termasuk:
- KA 117B Gunungjati (Cirebon – Gambir)
- KA 56F–53F Purwojaya (Cilacap – Gambir)
- KA 58F–59F Purwojaya (Gambir – Cilacap) termasuk KA lainnya