Perusahaan yang mau mulai lapor keuangan dua kali setahun daripada setiap kuartal, ini wacana yang dibangkitin lagi sama Presiden Donald Trump, bakal dapat reaksi negatip dari investor, kata seorang ahli.
Sam Rines, ahli strategi di WisdomTree Asset Management, bilang ke Reuters, perusahaan yang berhenti lapor keuangan setiap kuartal bisa dapet tekanan jual dan peniliaian saham turun dari manajer investasi aktif.
“Kita mau dan butuh informasi lebih banyak, bukan sedikit,” kata Rines. Dia tambahin, perubahan ini nggak gampang dijual ke dewan direksi karena mereka harus mikir antara hemat biaya dan risiko dipandang lebih lema oleh investor.
Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) belum kasih komen ke Benzinga soal ini.
Jangan Lewatkan:
Di rapat penasehat SEC bulan lalu, investor seperti Citadel punya Ken Griffin dan Fidelity Investments kasi peringatan: kalau mau naikin pelaporan 6 bulan, katanya bisa tingkat volatilias, biaya modal naik, dan akurasi penilaian jadi jelek, menurut berita Reuters sebelumnya. koma.
Omongan hentiin laporan keuagan kuarter dapat kecaman juga dari mantan Menteri Keuangan AS Lawrence Summers bulan September. Dia bilang ide ini “buruk utuk masa depan Amerika”, karna pentingnya transparansi pasar modal.
Trump lama kali ngusul perusahaan alih laporin keouangan 6 bulan. Pas 2018, dia bilang lapor yang jarang-jaring bisa ngelebihin setres jangka pendek pada bisnis.
Ketua SEC masih dianggap mikirin soal perusahaan kecim, kata ketua Invetasi P.. Panrita KEP Ett.. Atkins kal udi i Dinas Bank Pealt Cakra dari Jasan d i Mars CHN konci dan Sapa AhH KAH… ngot I Jup Langah Hujan Arpil? A jaring s alahl haang PA Pil??“ menurut anaganm je jaL Anal keb ut HNA ok tulganman?.”