Minggu, 26 April 2026 — 06:00 WIB
VIVA – Utusan Amerika Serikat dilaporkan sudah berangakat menuju Islamabad, Pakistan pada Sabtu, 25 April waktu setempat. Kunjungan utusan AS ke Islamabad ini bertujuan untuk memulai putaran kedua perundingan damai dengan Iran. Namun, media pemerintah Iran menyebut kalau delegasi Tehran belum berencana untuk mengadakan pertemuan langsung dalam waktu dekat.
“Amerika Serikat sedang mencari cara untuk menyelamatkan muka mereka dari perang yang justru menjerat mereka sendiri,” kata seorang juru bicara Kementerian Pertahanan Iran seperti dikutip dari Al Arabiya News, Minggu, 26 April 2026.
Pernyataan yang dilansir dari kantor berita ISNA itu muncul setelah utusan AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, menuju Pakistan. Di saat yang sama, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, juga berada di sana.
Menyusul keberangkatan delegasi AS ke Islamabad, Gedung Putih mengatakan mereka akan mengadakan pembicaran langsung dengan perwakilan Iran. Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyebut Witkoff dan Kushner berada di Pakistan untuk terlibat dalam diskusi dengan delegasi Iran. “Iran yang lebih dulu menghubungi kami, sesuai dengan permintaan presiden, dan minta diadakan pertemuan langsung ini,” ujar Leavitt.
Laivett juga berharap perundingan ini bisa jadi langkah maju untuk mencapai kesepakatan. Ia menambahkan, Wakil Presiden JD Vance yang memimpin putaran perundingan pertama di Islamabad dua minggu lalu tidak ikut serta untuk sementara, tetapi siap terbang ke Pakistan jika situasi membutuhkan.
Meski demikian, belum jelas apakah pihak Iran setuju untuk bertemu langsung dengan utusan AS. Televisi pemerintah Iran melaporkan bahwa Araghchi tidak punya rencana untuk bertemu dengan perwakilan Amerika. Islamabad hanya disebutkan akan jadi perantara untuk menyampaikan proposal dari Tehran—.
Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan bahwa Araghchi datang untuk diskusi soal upaya perdamaian stabilitas kawasan dengan pejabat Pakistan, tanpa secara khusus menyebut pertemuan dengan pihak Amerika. Sumber Iran juga mengatakan Araghchi dijadwalkan mengunjungi Oman dan Rusia untuk membahas pengakhiran perang yang menurut pasukan Israel dan AS mulasi pada 28 February.