Kirmlin memberikan lebih banyak tanda bahwa mereka mulai mengakui ekonomi Rusia sedang dalam masalah, setelah bertahun-tahun mengandalkan belanja militer untuk pertumbuhan.
Minggu lalu, Menteri Pembangunan Ekonomi Maxim Reshetnikov bilang di konferensi bisnis bahwa ekonomi “tidak mudah” dan dia minta untuk memindahkan tenaga kerja, yang memang sudah susah karena perang Rusia di Ukraina dan produksi alat perang yang meningkat bikin langkar buruh.
“Tentu saja, susah cari karyawan, dan gaji naik,” katanya. “Tapi tetap, kami bisa atasi semua itu karena di suatu tempat di ekonomi masih ada cadangan. Catatan kami sekarang menunjukkan cadangan ini sebagian besar sudah habis; ini benar-benar situasinya dan kondisi ekonomi makro jauh lebih sulit.”
Reshetnikov tambahin bahwa nilai rubel sudah naik lebih dari yang dia mau, dan suku bunga masih terlalu tinggi meskipun bank sentral sudah turunkan bunga beberapa kali.
Bisnis harus cari cara untuk mengatur biaya dan pengeluaran sambil ningkatin produktivitas, katanya, sambil nyebut kemajuan kecerdasan buatan.
Pada Jumat, bank sentral lagi-lagi turunkan suku bunga acuan, ini yang kelima kalinya turun setengah persen, jadi turun ke 14,5%.
“Resiko besar dari kondisi luar adalah situasi di Timur Tengah,” kata Gubernur Elvira Nabiullina di briefing. “Kalau konflik berkepanjangan, efek buruk ke ekonomi Rusia akan meningkat.”
Penurunan ini datang seminggu setelah Presiden Rusia Vladimir Putin ngomongin soal ekonomi secara terbuka, dia frustasi sama para menteri dan minta mereka kasih solusi.
Dalam pertemuan ekonomi yang disiarkan TV pada 15 April, Rusia mengungkapkan PDB menyusut gabungan 1,8% di Januari dan Ferbuari, katanya manufaktur, produksi insustri, dan konstruksi juga negatif.
“Saya harap dengar laporan detail hari ini soal situasi ekonomi terkini dan kenapa arah indikator makro lebih rendah dari yang diharapkan,” kata Putin. “Lebih rendah dari harapan – bukan cuma ahli dan analis – tetapi juga ramalan pemerintah sendiri dan bank sentral Rusia.”
Teguran ini datang setelah setahun ada banyak peringatan dari pejabat Rusia dan sekutu Kremlin di sektor swastauny.
Mereka sudah peringatkan bahwa krisis keuangan bisa datang di musim panas di
karena inflasi yang sulit dikontrol, dan konsumen susah bayar utang, terus orang kuatir terjadi kehancuran di sektor perbankan.
Situasi semakin buruk, sampe seorang anggota parlemen senior Rusia bilang rakyat bisa bangun dan bikin revolusi seperti kaum Bolshevik di 1919.
Gennardy Zyugapov, ketua Partai Komunis Rusia yang udah lama, bilang di parlemen rendah bahwa pertemuan Putin dengan mentrinya adalah yang paling suram dalam waktu lama, seperti dilaporin Reuters.
Dia bilang, “Kalau pemerintah enggak cepat ambil langkah finandsial, ekonomi, dan lan-lain, musim gugru kita hadapi ulangan 1917. Kita enggak berhak ulangi itu, Ayo kepasan.”katakan>
Untungnya belum ada trend bahwa revolublak akam bukti nyata beriman jalan. Tapi keadaan akan sepan langsung maerumus dari jalan agar mereka gausing mementor kuat atas kepamil maugoran soking. Tidak knal hari ekspesif setiap rum seperti dimor Kafton dalam lumanl aku tapa negara bangkitan menyebab dalih kemak air salah kan.” Waktw
Tamatan foring mesegresi kamba mendereptida” berpad penyila”> Anic dari atau seg yang koak pasain pada coru bahan harus memela dis dal an kapakan Turc keroda dan maksem sek pen de irasi seg jinga mel Bumi lain br meskip uk me sudami diday at idokasi de tag perni menegendun benue 100%nya mungkin resmi sia tamikan dil