Pencipta aplikasi media sosial baru bernama Bond ingin Anda berhenti doomscrolling dan mulai membangun ikatan… secara langsung.
Bond, yang diluncurkan pada Selasa lalu, dikembangkan oleh tim mantan pekerja Facebook, Instagram, Twitter, dan TikTok. Saat ini, aplikasi Bond tersedia untuk iOS.
Pendamping sekaligus CEO, Dino Becirovic, mengatakan bahwa aplikasi ini dirancang untuk mendorong interaksi dengan teman, bukan sekadar mengonsumsi konten pasif atau membuat unggahan demi algoritma.
“Kami menggunakan model ’friending’ dan menghilangkan feed untuk menekan perilaku pamer dan memberi Anda rasa aman secara psikologis,” ujar Becirovic kepada CNET.
Bond memanfaatkan foto, video, serta file audio yang Anda unggah untuk menghasilkan ide-ide interaktif secara real-life yang sesuai minat Anda lewat fungsi AI-nya. Semakin banyak kenangan yang Anda bagikan di Bond, semakin terpersonalisasi saran kegiatannya. Misalnya, jika Anda baru saja menghadiri konser Bruno Mars dan membagikan fotonya di akun Bond, aplikasi mungkin akan merekomendasikan konser serupa atau yang akan datang di area Anda.
Seperti platform media sosial lain, Anda bisa membagikan kabar terbaru dan menambah teman, hanya saja tidak ada jumlah pengikut atau feed yang bisa digulir. Situs Bond menyebutkan bahwa ide utamanya adalah berbagi kenangan “untuk diri sendiri dulu” dan “mem-posting untuk teman Anda kemudian.” Anda bisa melihat kembali kenangan kapan pun, kecuali Anda menghapusnya.
Baca selengkapnya: [tautan artikel]
Becirovic mengatakan kepada CNET bahwa perusahaan tidak menjual konten atau informasi pribadi kepada pihak ketiga tanpa izin pengguna. “Bond dirancang untuk memberi pengguna hak milik atas data mereka, kendali penuh atas profil, dan wewenang penuh dalam keputusan mereka,” katanya.
Platform ini tidak akan menampilkan iklan, namun Becirovic menyebut salah satu potensi pendapatan di masa depan adalah mengizinkan pengguna untuk melisensikan konten mereka secara sukarela kepada perusahaan AI yang mencari data pelatihan. Bond bisa mengambil sebagian dari uang tersebut.
Konten apa pun yang dibagikan di aplikasi hanya bisa dilihat oleh teman. Pengguna dapat mengatur apa yang mereka bagikan dan simpan, serta dapat menghapus akun dan data kapan saja.
Seiring semakin banyak orang yang mencoba membatasi waktu di media sosial, beberapa beralih ke alat pemblokir aplikasi seperti Brick atau menyesuaikan batas waktu di aplikasi screen time iPhone.