Jakarta (ANTARA) – Kementerian Haji dan Umrah Indonesia telah memastikan bahwa layanan kesehatan untuk jamaah haji akan tetap buka 24 jam sehari sepanjang musim haji.
Layanan tersebut termasuk Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan sistem rujukan yang ditingkatkan dengan rumah sakit di Arab Saudi.
“KKHI beroperasi 24 jam sehari,” kata Kepala Urusan Kesehatan Area Kerja Madinah, Enny Nuryanti, dalam pernyataan di Jakarta pada Rabu.
Dia mencatat bahwa langkah-langkah ini dimaksudkan untuk menjaga kesehatan jamaah, terutama mengingat potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi stamina mereka selama ibadah.
Nuryanti lebih lanjut menjamin bahwa tenaga medis akan siaga sepanjang waktu untuk menangani segala masalah kesehatan.
Di KKHI Madinah, fasilitas ini didukung tim lengkap termasuk dokter umum, spesialis, perawat, apoteker, petugas laboratorium, radiografer, dan ahli sanitasi.
Dalam hal fasilitas, KKHI dilengkapi dengan ambulans, ruang rawat inap, dan peralatan medis—termasuk mesin rontgen dan ultrasonografi—serta apotek untuk memastikan layanan kesehatan yang komprehensif.
Klinik-klinik ini juga menjalankan sistem rujukan untuk jamaah yang memerlukan perawatan lebih lanjut. Sistem ini diperkuat dengan kemitraan dengan beberapa rumah sakit Arab Saudi, memastikan pasien menerima perawatan yang cepat dan tepat.
Rumah sakit mitra termasuk Saudi German Hospital dan beberapa rumah sakit pemerintah seperti King Fahad Hospital dan Al Madinah Hospital.
“Melalui jaringan rujukan ini, jamaah yang membutuhkan perhatian medis lanjutan dapat menerima perawatan yang disesuaikan dengan kondisi spesifik mereka,” ujarnya.
Dia mencatat bahwa dehidrasi adalah salah satu masalah kesehatan utama selama haji, karena banyak jamaah sengaja membatasi asupan cairan untuk menghindari buang air kecil yang sering.
Dalam hal ini, dia menyarankan jamaah untuk minum air secara teratur dalam jumlah kecil dan sering untuk menjaga keseimbangan cairan tanpa menyebabkan ketidaknyamanan.
Berita terkait: Pemerintah dorong kesiapan mental untuk jamaah haji 2026
Berita terkait: Menteri desak layanan inklusif dan protektif untuk jamaah haji
Berita terkait: Wakil menteri dorong sukses historis dalam layanan haji 2026
Penerjemah: Asep Firmansyah, Raka Adji
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026