Makassar (ANTARA) – Panitia Penyelenggara Haji (PPH) Embarkasi Makassar memperkenalkan dua layanan baru untuk calon jamaah haji demi meningkatkan kenyamanan dan efisiensi.
“Kedua inovasi layanan itu yaitu pembagian kartu jamaah yang sekarang dilakukan di Asrama Haji Makassar, dan layanan pemeriksaan imigrasi Arab Saudi yang dilaksanakan di Bandara Sultan Hasanuddin,” kata Kepala PPH, H. Ikbal Ismail, di Makassar, Selasa.
Ia menyebutkan bahwa pembagian yang sebelumnya dilakukan di Mekkah, kini dilaksanakan di embarkasi.
Selain itu, pemeriksaan imigrasi Saudi kini juga sudah dilakukan di Bandara Sultan Hasanuddin.
Total kuota haji Sulawesi Selatan tahun ini mencapai 9.857 orang. Ini terdiri dari kuota awal sebanyak 9.670 orang, tambahan 776 orang dari provinsi lain, dan 26 orang mutasi antar provinsi.
Embarkasi Makassar melayani jamaah dari delapan provinsi di Indonesia Timur, yaitu Sulsel, Sultra, Sulbar, Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat, dan Papua Barat Daya.
Sebanyak 16.750 jamaah dan petugas akan berangkat melalui embarkasi Makassar, yang terbagi dalam 43 kloter. Setiap kelompok akan diangkut dengan pesawat Garuda Indonesia berkapasitas sekitar 393 orang.
Berita terkait: Wakil Menteri dorong kesuksesan historis layanan haji 2026
Berita terkait: Menteri desak layanan inklusif dan protektif bagi jamaah haji
Penerjemah: Suriani M, Asri Mayang Sari
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026