Manchester City vs Arsenal: Kekalahan Akhiri Perlombaan Gelar, Kata Guardiola

Dipublikasikan pada 17 Apr 2026

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menyebut laga Premier League hari Minggu melawan pimpinan klasemen Arsenal sebagai sebuah final. Ia mengatakan kekalahan akan mengubur harapan timnya untuk juara sebelum pertaruhan yang sangat dinantikan di Etihad Stadium itu.

City tertinggal enam poin dari Arsenal namun masih memiliki satu pertandingan yang belum dimainkan. Kemenangan akan memangkas jarak sekaligus meningkatkan tekanan saat persaingan memasuki fase penentuan.

Rekomendasi Cerita

list of 4 itemsend of list

Namun, Guardiola menyatakan hampir tidak ada ruang untuk kesalahan. Ia mengakui bahwa hasil selain tiga poin akan membuat timnya menghadapi tantangan yang terlalu berat.

“Ya, tentu saja,” tambah orang Spanyol itu ketika ditanya apakah ia memandang laga ini sebagai final. “Jika kami kalah, segalanya berakhir.”

Meski selisihnya tipis, Guardiola mengatakan City percaya diri, menekankan bahwa keyakinan adalah hal yang crucial di tahap musim seperti ini.

“Kalau kepercayaan diri bisa dibeli di supermarket, kami akan langsung membelinya. Itu salah satu aspek terpenting,” ujarnya dalam konferensi pers. “(Kepercayaan diri kami) baik. Kami siap,” tambahnya.

“Sebulan yang lalu, karena kami kehilangan poin di momen-momen tertentu, saya pikir kami tidak akan berada di posisi ini. (Tapi) kami melihat kalender dan berkata, ‘Oke, kami main melawan Arsenal di kandang sendiri untuk sebuah peluang. Jaraknya enam poin. Itu bukan jarak dekat, tapi kami punya kesempatan untuk melakukannya.’”

“Itulah situasi kami sekarang. Semuanya tergantung pada sikap kami, dan segalanya akan ditentukan pada hari Minggu. Suporter kami telah habis terjual. Semua sempurna untuk memainkan sebuah pertandingan.”

Guardiola menyatakan Nico O’Reilly, yang mencetak dua gol dalam kemenangan City 2-0 atas Arsenal di final Piala Liga, telah fit setelah ia meninggalkan pertandingan pekan lalu di Chelsea sambil memegang hamstring kirinya.

MEMBACA  Tiongkok Akan Lakukan Pembelian Besar-Besaran Kedelai AS dan Perlu Hindari Tarif 100%, Kata Bessent

Perform apik Man City timbulkan kecemasan di kalangan fans Arsenal

Kemenangan seru itu adalah bagian dari tren performa solid City, termasuk kemenangan 4-0 atas Liverpool di perempat final Piala FA. Mereka tak terkalahkan di liga sejak pertengahan Januari.

Hasil-hasil yang diraih City mulai menimbulkan kecemasan di kalangan fans Arsenal.

“Jika kami bermain seperti babak kedua (final Piala Liga) selama 95 menit dan mereka bermain seperti babak kedua, kami akan menang. Ya, mungkin juga tidak, karena sepak bola itu tak terduga,” kata Guardiola.

“Saya kenal (manajer Arsenal) Mikel (Arteta). Mereka akan melakukan beberapa penyesuaian, dan kami harus mempersiapkan diri untuk itu. Pada akhirnya, ini lebih sederhana. Ini tentang bagaimana pemain-pemain Anda secara individual memenangkan duel satu lawan satu.”

Guardiola bersikeras City harus tetap meningkatkan level permainan jika ingin mempertahankan pacuan gelar hingga minggu-minggu terakhir.

“Kami harus menjadi lebih baik lagi,” ujarnya. “Babak pertama melawan Chelsea (kemenangan 3-0 hari Minggu) tidak buruk tapi juga tidak hebat. Tiga puluh menit pertama melawan Liverpool juga tidak bagus. Tiga puluh menit pertama melawan Arsenal di final, mereka lebih baik.”

“Kita tidak bisa berharap tim-tim seperti ini akan bermain sempurna selama 90 atau 95 menit, tapi aspek ini bukan tentang masa depan, sekarang, atau masa lalu, melainkan tentang kepercayaan diri, yang merupakan aspek yang luar biasa.”

Ditanya apakah City dianggap underdog, Guardiola menepis label tersebut. “Saya paham pesan Anda, tapi mungkin kami bukan underdog,” katanya. “Mereka yang terbaik sejauh ini, tapi kami ingin menantang mereka.”

“Saya bilang kepada pemain hari ini, ini hanyalah sebuah pertandingan sepak bola, dan kami harus mendekatinya seperti itu. Jika kamu terganggu oleh emosi, itulah cara kamu kehilangan fokus.”

MEMBACA  Pasukan Ukraina kini sudah mencapai 30km di dalam wilayah Kursk Rusia, kata Moskow

Guardiola mengatakan City tetap bangga masih bisa bersaing di berbagai front, bahkan jika hasil hari Minggu nanti bisa jadi bersifat menentukan.

“Kita lihat nanti apa yang terjadi,” ujarnya. “Tapi segalanya belum berakhir sampai benar-benar berakhir, dan kami masih di sini. Saya bangga berada di sini, masih menantang mereka.”

Tinggalkan komentar