Indonesia Tawarkan Beasiswa Penuh dan Pekerjaan bagi Lulusan Sekolah Rakyat

Mataram, Nusa Tenggara Barat (ANTARA) – Pemerintah berjanji menyediakan beasiswa pendidikan tinggi dan peluang kerja bagi lulusan Sekolah Rakyat. Tujuannya untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem sekaligus menciptakan generasi baru yang lebih kompetitif.

“Bagi yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi akan diberi beasiswa penuh. Yang mau jadi tenaga kerja terampil, termasuk kerja di luar negeri, akan dibimbing pemerintah,” ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf di sini, Kamis.

Menurut Menkokesra, pemerintah ingin lulusan Sekolah Rakyat menjadi agen perubahan bagi keluarga dan komunitas sekitarnya.

Program Sekolah Rakyat adalah kebijakan strategis pemerintah untuk percepat pengentasan kemiskinan lewat pendidikan berbasis afirmasi.

Sekolah Rakyat dirancang untuk menjangkau kelompok sangat miskin yang belum terlayani optimal oleh sistem pendidikan.

Menteri menyebutkan, nota kesepahaman (MoU) tentang pemberian beasiswa penuh bagi lulusan Sekolah Rakyat telah final. Hal ini memungkinkan mereka kuliah tanpa kendala finansial.

“Skemanya sudah siap, MoU-nya sudah siap. Semua lulusan Sekolah Rakyat, setelah tamat, bisa jadi agen perubahan bagi keluarga dan masyarakat,” kata Yusuf.

Lebih lanjut, menteri berharap semua daerah di Indonesia memiliki minimal satu gedung Sekolah Rakyat permanen yang mampu menampung seribu siswa.

Siswa Sekolah Rakyat tinggal di asrama, mendapat seragam sekolah, tiga kali makan sehari, dua kali camilan, serta pembelajaran berbasis Learning Management System (LMS).

Mereka juga dilengkapi laptop, guru mengajar menggunakan laptop, dan papan tulis digital dimanfaatkan.

“Ini perhatian negara untuk anak-anak dari keluarga paling tidak mampu. Tujuannya mempercepat pendidikan agar mereka bisa mengejar ketertinggalan. Yang lain jangan iri karena ini khusus untuk mereka,” ujar Yusuf.

Berita terkait: Pemerintah pastikan kualitas pendidikan di Sekolah Rakyat

Berita terkait: Kemensos dan UPI eksplor kerjasama kembangkan Sekolah Rakyat

MEMBACA  Anggota Dewan PDIP Soroti Diskriminasi Upah Guru Madrasah Swasta di Bawah Kemenag

Penerjemah: Sugiharto, Kenzu
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar