Grandmaster Catur Uzbekistan Sindarov Siap Hadapi Gukesh di Pertandingan Juara Dunia

Javokhir Sindarov Menangkan Turnamen Kandidat dengan Satu Ronde Tersisa dan Akan Hadapi Gukesh dari India.

Diterbitkan Pada 15 Apr 202615 Apr 2026

Grandmaster Uzbekistan, Javokhir Sindarov, telah mengamankan kemenangan di Turnamen Kandidat Catur dengan satu ronde masih tersisa. Hasil imbangnya melawan Anish Giri asal Belanda itu menyiapkan pertandingan Kejuaraan Dunia melawan Gukesh Dommaraju dari India.

Pecatur berusia 20 tahun itu tampil perkasa sepanjang turnamen di Siprus pada Selasa, memenangkan enam dari 13 pertandingannya tanpa sekalipun kalah dalam performa dominan yang belum pernah terlihat di turnamen Kandidat.

Rekomendasi Cerita

list of 3 itemsend of list

Sindarov mengumpulkan 9,5 poin, unggul dua poin dari Giri di posisi kedua dengan 7,5 poin, setelah sang grandmaster Belanda gagal mengonversi posisi menang melawan Wei Yi dari China di ronde sebelumnya.

“Ini adalah pekan tersulit dalam hidup saya. Bahkan tidur saya sangat buruk dalam beberapa hari terakhir. Saya sangat bahagia bisa menyelesaikan turnamen ini dengan kemenangan,” ujar Sindarov setelah kemenangannya.

Turnamen ini sempat dianggap sebagai kesempatan terakhir bagi garda tua untuk melancarkan tantangan lagi memperebutkan gelar dunia, namun Fabiano Caruana dan Hikaru Nakamura dari Amerika Serikat tidak pernah sungguh-sungguh mengancam.

Gukesh merebut gelar pada 2024 dengan mengalahkan Ding Liren dari China dalam pertandingan ke-14 dan terakhir mereka. Ding sendiri menjadi juara dengan mengalahkan Ian Nepomniachtchi setelah Magnus Carlsen, juara lima kali yang tetap menjadi peringkat satu dunia, melepas mahkotanya dengan alasan kurang motivasi.

“Saya tidak ingin terlalu banyak berpikir tentang pertandingan Kejuaraan Dunia yang akan datang saat ini. Saya tahu itu akan menjadi pertandingan yang sangat sulit,” kata Sindarov.

MEMBACA  Pertandingan Manchester City vs Brentford 2024 siaran langsung: Nonton Premier League gratis

“Gukesh memiliki pengalaman bermain di level ini. Tapi saya memiliki tim yang sangat baik. Banyak hal yang harus saya tingkatkan, dan saya akan bekerja keras untuk ini serta mengambil peluang saya.”

Meski terobosan Sindarov dan kebangkitan generasi muda yang lebih luas kemungkinan memicu spekulasi baru tentang kembalinya Carlsen, sang grandmaster Norwegia telah menyatakan tidak berniat kembali ke siklus Kejuaraan Dunia klasik.

Tanggal pasti dan tempat penyelenggaraan pertandingan Kejuaraan Dunia tersebut belum diumumkan.

Tinggalkan komentar