Seorang pria dituduh melemparkan bom molotov ke rumah CEO OpenAI, Sam Altman. Pihak berwajib mengatakan pria ini, Daniel Moreno-Gama (20 tahun), menulis tentang risiko AI bagi manusia dan bepergian dari Texas ke San Fransisco dengan niat membunuh Altman.
Dia diduga melemparkan bom itu Jumat pagi, menyebabkan pagar rumah Altman terbakar. Kurang dari sejam kemudian, dia pergi ke kantor pusat OpenAI dan mengancam akan membakar gedungnya.
Moreno-Gama menghadapi tuntutan pidana di pengadilan negara bagian dan federal, termasuk percobaan pembunuhan. Hukumannya bisa dari 19 tahun hingga seumur hidup penjara.
Dokumen yang ditemukan pada Moreno-Gama berisi pandangan menentang AI dan ancaman terhadap Altman. Kelompok-kelompok yang memperingatkan bahaya AI mengutuk kekerasan ini.
Altman membalas ancaman ini di blognya. Dia bilang kekhawatiran terhadap AI wajar, tapi penting untuk mengurangi retorika keras dan menghindari kekerasan.
Serangan ini terjadi saat debat tentang dampak AI, seperti ChatGPT, terus berkembang. Laporan terbaru menunjukkan banyak orang lihat manfaat AI, tetapi kecemasan juga meningkat.