Bulan ramai menjadi pemberitaan bulan ini, menyusul keberhasilan penerbangan lintas bulan selama misi Artemis II. Meskipun bulan purnama biasanya menjadi atraksi utama setiap bulannya—kecuali saat terjadi gerhana bulan seperti yang terjadi Maret lalu—ada beberapa momen dalam setahun saat bulan baru sama menariknya. Salah satunya adalah fenomena Earthshine.
Earthshine—fenomena yang mungkin Anda kenal dari lagu Rush dalam album Vapor Trails (2002)—adalah kejadian nyata yang dapat dialami pada April, Mei, dan Juni. Anda mengetahui sedang menyaksikan Earthshine saat memandang bulan dan melihat keseluruhan bulannya, namun dengan cahaya yang lebih redup ketimbang bulan purnama biasa.
Saat bulan purnama, cahaya matahari dipantulkan dari permukaan bulan ke Bumi, membuatnya terang dan mudah dilihat. Dalam Earthshine, sinar matahari memantul dari Bumi ke bulan, lalu kembali dipantulkan ke Bumi. Pantulan ganda ini memberikan penampakan bulan yang jauh lebih samar dan seperti hantu.
Fenomena ini hanya terlihat beberapa hari dalam setahun, biasanya beberapa hari sebelum dan sesudah bulan baru di musim semi. Menurut NASA, ini terjadi karena orbit bulan dan Bumi sejajar sedemikian rupa sehingga cahaya matahari dapat memantul dari Bumi, lalu ke bulan, dan kembali ke Bumi. Lagu Rush menggambarkannya dengan pas melalui lirik: “Pada malam-malam tertentu, saat sudutnya tepat, dan bulan sabit yang ramping.”
NASA juga menyatakan fenomena ini lebih umum di musim semi akibat sisa salju musim dingin. Hal ini membuat Belahan Bumi Utara lebih terang di musim semi dibanding waktu lain dalam setahun, sehingga Earthshine lebih sering terjadi. Di musim dingin, tutup es kutub menerima lebih sedikit sinar matahari, sehingga es dan salju yang memantulkan cahaya di musim panas dan gugur lebih sedikit. Itulah sebabnya Earthshine lebih jarang terjadi pada musim-musim tersebut.
Kapan Waktu Terbaik Menyaksikan Earthshine?
Tanggal pastinya berubah setiap tahun karena fase bulan tidak sepenuhnya selaras dari tahun ke tahun. Earthshine dapat terjadi kapan saja selama ada bulan sabit di musim semi.
Ini terjadi dua kali per siklus bulan, yaitu pada fase bulan sabit akhir (waning crescent) dan bulan sabit awal (waxing crescent). Fase-fase tersebut terjadi tepat sebelum dan sesudah bulan baru. Tahun ini, bulan baru jatuh pada 17 April, sehingga hari terbaik adalah 12-14 April dan 19-22 April.
Anda tidak memerlukan peralatan khusus untuk melihatnya, tetapi perlu memperhatikan waktu. Earthshine hanya terlihat sekitar 45 menit sebelum matahari terbit dan setelah terbenam, memberikan jendela sekitar 90 menit dua kali sehari. Menurut When the Curves Line Up, efeknya akan paling kuat pada 14 dan 22 April, jadi fotografer yang ingin mengabadikannya sebaiknya bersiap pada hari-hari tersebut.
Jika terlewat di April, masih ada empat periode lain untuk menyaksikannya, yaitu 12-14 Mei, 18-20 Mei, 11-13 Juni, dan 17-19 Juni.