Iran Tegaskan Kedaulatan di Selat Hormuz, Menantang Presiden Trump

loading…

Iran akan tetap kuasai dan kendalikan Selat Hormuz. Foto/X

TEHERAN – Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Reza Aref mengatakan Teheran akan tetap teguh membela hak-hak nasionalnya di Selat Hormuz, bahkan sampai menuntut kompensasi atas kerugian yang disebabkan oleh perang AS-Israel terhadap negaranya. Ini adalah bukti perlawanan Iran terhadap sikap AS yang juga ingin memblokir Selat Hormuz.

Aref menyampaikan pernyataan itu dalam sebuah unggahan di akun X-nya pada hari Minggu, setelah negosiasi antara delegasi tingkat tinggi Iran dan Amerika berakhir tanpa kesepakatan. Pembicaraan selama 21 jam di ibu kota Pakistan, Islamabad, itu tidak membuahkan hasil.

Seperti dinyatakan oleh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, persatuan dan kohesi nasional semakin tumbuh di masyarakat Iran, tegas Aref.

“Dari [memiliki] wewenang di Selat Hormuz sampai menuntut kompensasi, kami teguh pada hak-hak rakyat; inilah komitmen kami untuk Iran yang kuat,” katanya, seperti dilansir Press TV.

Wakil presiden menambahkan bahwa pemerintah Iran, yang disebut sebagai pemerintahan pertahanan dan pembangunan, memandang persatuan nasional sebagai aset penting untuk kemajuan dan pemulihan hak-hak rakyat.

Negosiasi pada hari Sabtu, yang dimediaskan oleh Pakistan, mengikuti beberapa putaran diskusi dan pertukaran proposal tetapi gagal menghasilkan terobosan.

MEMBACA  3.546 Mahasiswa Diterima di IPB Melalui SNMPTN 2024, Pendaftaran Ulang Dimulai Hari Ini

Tinggalkan komentar