Menteri Dorong Daerah Aktifkan Kembali Relawan Pemadam Kebakaran

Jambi (ANTARA) – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mendorong pemerintah daerah untuk mengaktifkan kembali relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) guna mencegah kebakaran hutan dan lahan menyusul musim kemarau yang mendatang serta potensi dampak El Niño.

“Kepala daerah diharap dapat menghidupkan lagi kelompok Masyarakat Peduli Api yang sudah terbentuk di semua wilayah,” ujarnya di Jambi, Sabtu.

Ia juga meminta gubernur, bupati, dan wali kota segera melaporkan status darurat kebakaran hutan dan lahan yang berlaku saat ini agar dukungan operasional dari pemerintah pusat bisa diberikan tepat waktu.

“Penetapan status darurat tidak perlu dikhawatirkan, karena tidak mengurangi kredibilitas pimpinan daerah. Justru itu membantu memperlancar proses birokrasi untuk penanganan terkoordinasi,” tambahnya.

Nurofiq lebih lanjut mendorong gubernur untuk memperkuat koordinasi dengan pemegang konsesi guna membahas langkah pencegahan kebakaran lahan, sesuai dengan Inpres Nomor 3 Tahun 2020.

Mengacu pada proyeksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam rapat koordinasi pekan lalu, ia menyebutkan bahwa musim kemarau 2026 diperkirakan akan bersamaan dengan El Niño yang lemah.

Meskipun El Niño diprakirakan ringan, tumpang-tindihnya dengan musim kemarau yang sedikit lebih panjang bisa menghasilkan kondisi berbeda dibandingkan tahun 2025, jelasnya.

Berdasarkan data terbaru, total luas area terdampak kebakaran hutan dan lahan di Indonesia telah mencapai 32.600 hektar, hampir dua puluh kali lipat lebih tinggi dari 1.500 hektar pada periode yang sama tahun lalu.

Sebagian besar area yang terbakar terletak di Riau dan Kalimantan Barat, sehingga menteri menyerukan koordinasi dan kesiapsiagaan yang lebih kuat di antara semua pemangku kepentingan.

Untuk mendukung pemerintah daerah, Kementerian Lingkungan Hidup memperbarui sistem informasi terpadu tentang tinggi muka air tanah gambut setiap hari Senin, sehingga memungkinkan pemantauan yang lebih efektif di tingkat lokal.

MEMBACA  Gugatan antitrust DC terhadap Amazon kembali hidup

Data tersebut diharapkan dapat membantu instansi terkait, termasuk BMKG dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dalam menerapkan langkah-langkah seperti modifikasi cuaca untuk mengurangi risiko kebakaran.

Berita terkait: Indonesia petakan daerah rawan kebakaran untuk tekan karhutla
Berita terkait: BMKG peringatkan potensi dampak El Nio pada paruh kedua 2026

Penerjemah: Agus Suprayitno, Raka Adji
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar