Partisipasi Iran di Piala Dunia Bergantung pada Relokasi dari AS, Menteri Menyatakan | Berita Piala Dunia 2026

Iran masih menanti respons FIFA usai mengajukan permohonan relokasi pertandingannya ke Meksiko menyusul perang AS-Israel.

Diterbitkan Pada 5 Apr 20265 Apr 2026

Menteri Olahraga Iran menyatakan partisipasi negaranya dalam Piala Dunia mendatang akan diragukan kecuali FIFA memindahkan lokasi pertandingannya dari Amerika Serikat ke Meksiko.

Federasi Sepak Bola Iran (IFF) telah meminta badan pengatur global sepak bola itu untuk memindahkan jadwal pertandingannya namun belum mendapat jawaban, demikian pernyataan Menteri Olahraga Ahmad Donyamali pada Minggu.

Rekomendasi Cerita


“Jika [permohonan kami kepada FIFA] diterima, keikutsertaan Iran di Piala Dunia akan pasti,” kata Donyamali kepada kantor berita Anadolu Turkiye.

Israel dan AS, yang bersama Kanada dan Meksiko menjadi tuan rumah turnamen pada Juni dan Juli ini, mulai menyerang Iran pada 28 Februari, memicu konflik regional di Timur Tengah.

Teheran membalas serangan AS dan Israel dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone ke Israel, beberapa pangkalan militer di Timur Tengah tempat pasukan AS beroperasi, serta infrastruktur di Teluk.

Iran, tim pertama yang lolos ke Piala Dunia dari Asia, dijadwalkan memainkan seluruh pertandingan grupnya di Pantai Barat AS.

Dalam dua pekan setelah perang dimulai, Presiden AS Donald Trump menyatakan Iran dipersilakan datang ke negaranya untuk bertanding namun menambahkan: “Saya sungguh percaya tidak tepat mereka berada di sini, untuk keselamatan dan jiwa mereka sendiri.”

Menanggapi komentar Trump, tim sepak bola Iran dalam sebuah unggahan di media sosial menyatakan “tidak seorang pun dapat mengeluarkan tim nasional Iran dari Piala Dunia.”

Kepala sepak bola Iran Mehdi Taj melanjutkan dengan pernyataan: “Ketika Trump secara eksplisit menyatakan ia tidak dapat menjamin keamanan tim nasional Iran, kami pasti tidak akan bepergian ke Amerika.”

MEMBACA  Bitcoin mungkin segera mencapai enam digit terlepas dari pemilihan, kata para investor.

“Kami saat ini sedang bernegosiasi dengan FIFA untuk menyelenggarakan pertandingan Iran di Piala Dunia di Meksiko,” ujar Taj.

Namun, beberapa hari kemudian, FIFA menolak permintaan Iran dengan menyatakan seluruh pertandingan Piala Dunia akan berlangsung sesuai jadwal yang diumumkan tahun lalu, dan Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan relokasi tidak mungkin dilakukan.

“Pertandingan akan dimainkan di tempat yang seharusnya, sesuai hasil undian,” kata Infantino usai pertemuan dengan Wakil Presiden IFF Mehdi Mohammad Nabi pada Selasa.

Perdebatan verbal antara penyelenggara turnamen dan pejabat sepak bola Iran ini memunculkan keraguan atas keikutsertaan Team Melli dalam turnamen, namun Donyamali menekankan para pemain Iran tetap melanjutkan persiapan dan skuad “akan siap untuk Piala Dunia”.

Ia mendesak FIFA untuk memastikan jaminan keamanan yang diperlukan bagi pemain dan staf pendukung Iran disediakan oleh negara tuan rumah dalam Piala Dunia, serta mengkritik pernyataan Trump yang dianggapnya kontradiktif.

“Dia membuat pernyataan yang tidak seimbang secara moral dan etika,” tutur Donyamali.

“Dalam kondisi ini, kemungkinan Iran berpartisipasi dalam pertandingan Piala Dunia di AS sangat kecil, namun jika jaminan keamanan yang relevan diberikan, pemerintah kami yang akan mengambil keputusan akhir.”

Piala Dunia akan dimulai pada 11 Juni di Meksiko, sementara Kanada dan AS akan menyelenggarakan pertandingan pertama mereka keesokan harinya. Partai final akan digelar pada 19 Juli di East Rutherford, New Jersey, dekat New York.

Team Melli dijadwalkan menghadapi Selandia Baru dalam laga pembuka pada 16 Juni di Los Angeles, di mana mereka juga akan bertanding melawan Belgia enam hari kemudian. Pertandingan terakhir mereka dijadwalkan pada 26 Juni di Seattle.

Tinggalkan komentar