Panglima TNI Kenang Mayor Zulmi: Sang Prajurit Terbaik yang Telah Wafat

Minggu, 5 April 2026 – 17:13 WIB

Jakarta, VIVA – Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengenang sosok Mayor Infanteri (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, seorang prajurit TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon.

Menurut Agus, Mayor Zulmi adalah prajurit berprestasi selama masa tugasnya.

Agus menyebutkan bahwa penugasan Mayor Zulmi ke Lebanon merupakan suatu bentuk penghargaan atas kinerja dan dedikasinya.

“Almarhum merupakan prajurit terbaik yang setiap menjalankan tugas selalu dapat reward dari satuan. Reward tersebut berupa penugasan misi perdamaian ke luar negeri di Lebanon,” ujar Agus usai memimpin upacara pemakaman militer di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Jawa Barat, pada Minggu (5/4).

Agus menyampaikan bahwa TNI kehilangan prajurit terbaik dari satuan Kopassus.

Ia menjelaskan bahwa Mayor Zulmi sedang menjalankan tugas pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU) di Lebanon Selatan saat kejadian.

Panglima TNI juga memastikan bahwa hak-hak keluarga almarhum sudah disiapkan, termasuk santunan dari berbagai pihak.

Keluarga menerima santunan kematian, asuransi, serta bantuan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kedua anak almarhum mendapat beasiswa masing-masing sebesar Rp30 juta, santunan kematian sekitar Rp200 juta, serta bantuan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Ada juga bantuan yang diberikan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang sudah disampaikan ke saya langsung,” katanya.

Agus menegaskan seluruh santunan tersebut adalah bentuk penghargaan negara atas pengabdian prajurit yang gugur dalam tugas. (Ant)

MEMBACA  Misi Purbaya: Menghidupkan Kembali Industri Tekstil bersama AGTI

Tinggalkan komentar