Menghadapi Masa Pensiun di Tengah Pasar yang Bergejolak? Lindungi Tabungan Anda dengan Cara Ini

Gejolak di pasar saham memang tidak pernah menyenangkan. Apalagi jika kamu sudah mau pensiun, ini bisa sangat mengganggu dan bikin deg-degan.

Saat berhenti kerja, kamu mungkin akan bergantung pada tabungan pensiun untuk pemasukan. Kalau kamu mulai menggunakannya ketika pasar sedang tidak stabil, kamu beresiko mengalami kerugian di portofoliomu sejak awal dan mungkin tidak bisa pulih.

Berita baiknya, gejolak pasar di awal pensiun tidak harus merusak rencanamu. Dengan cara yang tepat, kamu bisa melindungi tabungan tanpa harus menunda pensiun.

Jika kamu mulai mengambil uang dari rekening pensiun individu (IRA) atau 401(k) saat investasi lagi turun, kamu beresiko mengunci kerugian permanen. Makanya, penting banget buat punya cadangan uang tunai.

Uang tunai tidak akan kehilangan nilai di pasar yang bergejolak, beda dengan saham. Jadi, kalau kamu punya cukup tunai untuk biaya hidup beberapa tahun, kamu punya pilihan untuk tidak menyentuh portofoliomu jika nilainya turun. Ini sangat berharga di awal masa pensiun, dimana kerugian bisa paling terasa.

Kamu mungkin punya rencana pengambilan uang tertentu saat pensiun. Tapi di pasar yang tidak stabil, lebih baik bersikap fleksibel.

Misalnya rencana awalnya adalah mengambil $100,000 dari IRA di tahun pertama pensiun. Jika portofoliomu naik atau stabil, rencana itu mungkin bisa dilakukan. Tapi kalau nilainya turun karena pasar, lebih baik kurangi jumlah yang diambil untuk menjaga tabungan.

Artinya, kamu bisa melihat bagian pengeluaran yang tidak wajib dan menguranginya. Jadi, mungkin kamu cuma ambil $90,000 di tahun pertama, bukan $100,000.

Apakah tahun pertama pensiun jadi tidak seperti yang dibayangkan? Mungkin iya. Tapi mengurangi pengeluaran dan penarikan uang sebagai reaksi atas gejolak pasar bisa membantumu agar tidak kehabisan uang di kemudian hari.

MEMBACA  Analis Menyukai Saham Utilitas Ini – "Punya Momentum yang Bagus"

Pensiun di tengah pasar yang tidak stabil memang kurang ideal. Tapi ini juga bukan hal yang aneh. Kuncinya adalah fokus membuat cadangan tunai dan tetap fleksibel, agar gejolak di awal tidak merusak rencanamu untuk jangka panjang.

Tinggalkan komentar