Televisi Terbaik untuk 2026: Uji dan Tinjauan Ahli

Sony Bravia 8 II merupakan sebuah flagship OLED terbaru.

David Katzmaier/CNET

Dengan begitu banyak TV yang tersedia saat ini serta berbagai istilah teknis dan jargon yang terkait teknologi televisi, bisa jadi sulit untuk menentukan mana yang benar-benar penting. Berikut panduan singkat untuk membantu mengurangi kebingungan.

Kualitas Gambar: Secara umum, jenis teknologi layar sangat mempengaruhi kualitas gambar sebuah TV. OLED biasanya merupakan teknologi terbaik, diikuti oleh LCD (termasuk QLED dan Mini LED). OLED cenderung memiliki kualitas gambar terbaik karena tidak memerlukan backlight dan setiap piksel dapat menyala atau mati sepenuhnya, menghasilkan tingkat hitam yang sempurna. Sebagai perbandingan, setiap LED pada backlight mengendalikan beberapa piksel sekaligus sehingga kurang presisi—belum mencapai rasio 1:1. Untuk model midrange, carilah fitur seperti full-array local dimming, mini-LED, dan refresh rate 120Hz yang menurut pengalaman saya memang membantu meningkatkan kualitas gambar. Selain itu, penggunaan Quantum Dots biasanya menghasilkan performa warna yang lebih baik, baik pada OLED maupun LCD.

Ukuran Layar: Menurut saya, semakin besar semakin baik. Saya merekomendasikan ukuran minimal 43 inci untuk TV kamar tidur dan minimal 55 inci untuk ruang keluarga atau TV utama—dan 65 inci ke atas adalah yang terbaik. Dibandingkan fitur-fitur lainnya, meningkatkan ukuran layar merupakan investasi terbaik untuk uang Anda. Salah satu keluhan paling umum setelah membeli TV yang saya dengar adalah dari orang-orang yang merasa tidak memilih ukuran yang cukup besar. Sangat jarang saya mendengar orang mengeluh TV-nya terlalu besar. Patut ditambahkan bahwa meskipun TV bisa menjadi sangat besar, resolusi 4K sudah mencukupi bahkan untuk model terbesar, dan CNET tidak merekomendasikan TV 8K karena nilai komparatifnya yang buruk.

MEMBACA  7 warga Palestina dan 2 warga Israel tewas dalam serangan tembak sambung dan bentrokan di daerah sensitif di Tepi Barat

Harga: TV memiliki rentang harga dari $100 hingga lebih dari $2.000. Layar kecil lebih murah, merek ternama lebih mahal, dan budget lebih tinggi biasanya memberikan kualitas gambar yang lebih baik. Sebagian besar TV entry-level sudah memiliki gambar yang cukup bagus untuk kebanyakan orang, namun karena TV bertahan lama, mungkin worth it untuk mengeluarkan budget lebih demi kualitas yang lebih baik. Waktu terbaik berbelanja TV adalah pada musim gugur ketika harga cenderung lebih rendah.

Kualitas Suara: Setiap TV memiliki speaker internal, namun dalam dua puluh tahun saya mengevaluasi perangkat AV, kualitas suara TV modern secara umum buruk. Meskipun saya menguji audio setiap model, jika Anda serius dengan kualitas suara, membeli soundbar terpisah (mulai $100) atau sistem home theater akan langsung meningkatkan aspek penting seperti kejelasan dialog dan reproduksi bass.

Smart TV: Pada TV entry-level, fitur terpenting adalah sistem smart TV yang digunakan. Beberapa bersifat proprietary untuk masing-masing merek (Samsung dan LG), namun beberapa model juga menawarkan Roku dan Google TV.

Untuk saran lebih lanjut tentang membeli TV, lihat Cara Membeli TV.

Tinggalkan komentar