Di dalam Israel, seiring mengembangnya jurang antara retorika dan realita, janji kemenangan cepat atas Iran telah bergeser menjadi perang yang lebih berbahaya dan berkepanjangan – sebuah konflik yang dialami rakyat Israel melalui lensa yang semakin dikontrol, disertai sensor ketat dan penindasan terhadap perbedaan pendapat yang kian mengeras.
Kontributor:
Daniel Levy – Presiden, US/Middle East Project
Seamus Malekafzali – Jurnalis
Nour Odeh – Koresponden Tepi Barat, Al Jazeera English
Dahlia Scheindlin – Analis Opini Publik
Dalam Radar Kami
Israel menyampaikan pesannya langsung kepada masyarakat Iran dalam bahasa mereka sendiri. Melalui akun-akun resmi berbahasa Farsi, Israel mengejek kepemimpinan Iran, memposisikan ulang dirinya sebagai sekutu, dan secara terbuka merekrut mata-mata. Ini merupakan front lain dalam perang Israel dan mengikuti skenario yang sudah familier, yang sebelumnya telah diterapkan terhadap rakyat Palestina.
Strategi Perang Informasi Iran: Wawancara dengan Trita Parsi
Iran mendorong narasi tandingannya di luar negeri dan menyesuaikan pesannya untuk khalayak global, sambil menuduh media Barat melakukan distorsi. Di dalam negeri, pemadaman internet membatasi apa yang dapat dilihat dan dibagikan masyarakat. Trita Parsi, Wakil Presiden Eksekutif Quincy Institute, bergabung dengan kami untuk membahas strategi perang informasi Iran.
Menampilkan:
Trita Parsi – Wakil Presiden Eksekutif, Quincy Institute
Ditayangkan pada 4 Apr 2026
Klik di sini untuk membagikan di media sosial