Prabowo dan Lee Saksikan 10 Kesepakatan Perkuat Kemitraan RI-Korea Selatan

Jakarta (ANTARA) – Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menyaksikan pengumuman dan penandatanganan 10 nota kesepahaman (MoU) tentang kerjasama bilateral di Blue House, Seoul, pada Rabu.

Dalam unggahan Instagram yang dikutip di Jakarta, Sekretariat Kabinet Indonesia mendeskripsikan acara tersebut sebagai cerminan dari komitmen bersama kedua negara untuk memperdalam kemitraan strategis dengan perspektif yang berorientasi masa depan.

“Kesepakatan yang diumumkan mencakup berbagai sektor prioritas, mulai dari ekonomi, energi, urusan digital, kesehatan, hingga industri,” bunyi keterangan tersebut.

Secara rinci, Indonesia dan Korea Selatan sepakat untuk membentuk dialog strategis komprehensif khusus, bekerja sama dalam ekonomi 2.0, bermitra dalam mineral kritikal, memajukan pengembangan digital, dan bersama-sama memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mendukung layanan kesehatan dasar dan pembangunan manusia.

Kesepakatan itu juga memberikan kerangka untuk kolaborasi dalam energi bersih, penangkapan dan penyimpanan karbon, pengembangan industri, layanan pembangkit listrik lepas pantai, dan perlindungan kekayaan intelektual.

Selain itu, satu MoU ditujukan untuk memfasilitasi kerja sama keuangan antara dana kekayaan negara Indonesia, Danantara, dan Korea Eximbank.

Beberapa menteri mewakili Indonesia selama acara tersebut, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid.

Sekretariat Kabinet mencatat bahwa Indonesia dan Korea Selatan memiliki pandangan sama bahwa merawat kemitraan yang saling menguntungkan adalah kunci untuk membentuk masa depan yang tangguh.

Indonesia, lanjutnya, membayangkan kemitraan multifaset ini akan membawa ekonomi yang lebih inklusif, memperkuat ketahanan industri, dan mempercepat transformasi menuju ekonomi yang berbasis teknologi dan energi bersih.

Presiden Prabowo dan Presiden Lee mengadakan pertemuan empat mata di kantor kepresidenan, dilanjutkan dengan pertemuan bilateral yang dihadiri para menteri dan pejabat senior dari kedua negara.

MEMBACA  Spalletti Menganggap Kroasia sebagai Tim yang Hebat dan Berpengalaman

Kedua pihak bertukar pandangan mengenai berbagai sektor dan isu-isu yang strategis, termasuk ekonomi, energi, teknologi, sains, dan lingkungan.

Berita terkait: Indonesia dan Korea Selatan pererat kerja sama strategis untuk tangani kebakaran hutan

Berita terkait: Korea Selatan sebut Indonesia sebagai satu-satunya mitra strategis khususnya

Berita terkait: RI dan Korea pererat hubungan ke Kemitraan Strategis Komprehensif Khusus

Penerjemah: Maria Cicilia, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar