Transformasi dari Hulu ke Hilir: Menteri PANRB Paparkan Rencana Kerja 2026

Rabu, 1 April 2026 – 10:00 WIB

Jakarta, VIVA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menjelaskan arah kebijakan kementeriannya sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2026. RKP 2026 mengangkat tema Kedaulatan Pangan dan Energi serta Ekonomi yang Produktif dan Inklusif.

“Kami mendukung RKP 2026 lewat lima agenda utama, yaitu penguatan reformasi birokrasi dan akuntabilitas kinerja, penataan kelembagaan dan proses bisnis, transformasi manajemen ASN, transformasi layanan publik, dan penguatan tata kelola pemerintah digital,” ujar Rini dalam rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, di Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Semua program Kementerian PANRB tidak hanya untuk capai target internal, tetapi juga diarahkan sebagai pendorong pencapaian Indonesia Emas 2045. Untuk memperkuat reformasi birokrasi, kementerian ini menargetkan birokrasi yang akuntabel dan berdampak bagi masyarakat.

Strategi reformasi birokrasi tahun ini fokus pada dua hal. Pertama, penerapan Grand Design dan Roadmap Reformasi Birokrasi Nasional di instansi pemerintah. Kedua, transformasi akuntabilitas kinerja pemerintah yang terpadu.

Reformasi birokrasi didukung oleh kelembagaan yang kuat dan proses bisnis terintegrasi. “Kami menargetkan struktur organisasi yang efisien dan sinergis, serta tata kelola yang adaptif,” ungkap Rini.

Rini menegaskan, jajarannya akan menyelaraskan struktur kelembagaan dengan program prioritas pemerintah. Kelembagaan akan ditata agar tepat fungsi dan ada standardisasi tata laksana berbasis kinerja.

Rini juga menjelaskan konsep flexible working arrangement (FWA) bagi ASN yang sedang ramai dibicarakan. Selain respons kondisi global, FWA ini juga untuk membiasakan ASN agar penilaiannya berdasarkan kinerja, bukan cuma absensi.

Konsep ini tentu tidak menyamakan FWA dengan libur. Ada target yang harus dicapai. Rini memastikan layanan publik esensial tidak akan terganggu. “Intinya, work from home ini lebih menekankan transformasi tata kelola pemerintahan. Sudah saatnya kita perbaiki layanan kepada masyarakat yang berbasis digital, tapi tetap perhatikan layanan esensial,” tegas Rini.

MEMBACA  Potensi Mobil Listrik Murah Seagull Masuk ke Indonesia, BYD Memberikan Penjelasan

Halaman Selanjutnya

Pada aspek manajemen ASN, transformasi difokuskan untuk memastikan sistem merit berjalan efektif. Penguatan kompetensi dan budaya digital menjadi strategi utama dalam transformasi ASN.

Tinggalkan komentar