10 Keutamaan Menikah di Bulan Syawal yang Patut Diketahui Umat Muslim

Banyak keistimewaan menikah di bulan Syawal yang penting diketahui umat Muslim. Hal ini karena bulan Syawal diwarnai oleh kebahagiaan Idulfitri dan memiliki dasar syariat Islam yang kuat.

Hal ini diperkuat oleh sebuah hadis yang menerangkan bahwa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah menikahi salah satu istrinya, Aisyah RA, di bulan Syawal. Ini menjadi contoh bagi kita untuk mengikuti sunah beliau guna mendapatkan keutamaan dan keberkahan dalam pernikahan.

Imam Nawawi menjelaskan, Sayyidah Aisyah menyebutkan hal itu untuk menepis keyakinan keliru di masa jahiliyah, yaitu anggapan bahwa makruh menikah di bulan Syawal. Dahulu, kaum jahiliyah percaya ada pantangan menikah di bulan ini. Namun, Nabi Muhammad SAW membantahnya dengan menikahi Aisyah pada Syawal.

Menikah di bulan Syawal diyakini membawa kebahagiaan dan keberkahan bagi pasangan, karena memiliki beberapa keutamaan. Salah satunya, pahala amal saleh—termasuk menikah—dilipatgandakan.

10 Keistimewaan Menikah di Bulan Syawal

  1. Mengikuti Sunah Rasulullah SAW
    Dari Aisyah RA, Rasulullah menikahinya dan mulai berumah tangga di bulan Syawal. Aisyah pun senang jika wanita lain menikah di Syawal. (HR Muslim dan at-Tirmidzi).

  2. Membantah Anggapan Syawal Bulan Sial
    Arab jahiliyah menganggap Syawal bulan sial untuk menikah, karena dikaitkan dengan perilaku unta betina. Rasulullah SAW membantah anggapan ini.

  3. Sesuai Anjuran dalam Hadis
    Imam An-Nawawi menerangkan hadis ini menjadi anjuran untuk menikah dan membangun rumah tangga di bulan Syawal, serta membatalkan keyakinan keliru masyarakat jahiliyah.

  4. Menghilangkan Kesyirikan
    Dengan menikah di Syawal, kita menolak keyakinan syirik jahiliyah yang menganggap bulan tersebut membawa sial.
MEMBACA  Mantan Komisioner KPU Mengingatkan Pentingnya Data Sirekap yang Valid dari TPS

Tinggalkan komentar