Hampir Setengah Juta Nasabah Terdampar Gangguan TI Lloyds yang Bocorkan Data Transaksi, Demikian Komite Menyatakan

27 Maret (Reuters) – Grup Perbankan Lloyds pernah bocorkann data pribadi hampir 447.936 pelanggan karena masalah IT awal bulan ini. Ini membuat pengguna bisa lihat transaksi pelanggan lain, termasuk detail akun dan nomor asuransi nasional, kata Komite Keuangan Inggris pada Jumat.

Kejadian ini tunjukkan kerapuhan infrastruktur perbankan digital Inggris, seperti aplikasi dan situs web. Ini terjadi saat bank-bank kurangi cabang fisik untuk hemat biaya dan pindahkan pelanggan ke layanan online.

* Bank sudah bayar 139.000 pound sebagai kompensasi ke 3.625 pelanggan untuk keresahan dan ketidaknyamanan. Tapi, belum ada pelanggan yang alami kerugian uang sampai saat ini, menurut surat dari Lloyds yang diterbitkan komite. * Lloyds bilang cacat perangkat lunak saat pembaruan sistem menyebabkan kebocoran ini. Ini pengaruhi pelanggan di Lloyds, Halifax, dan Bank of Scotland. Ada 114.182 orang yang klik transaksi yang tampilkan informasi pribadi pengguna lain. * Komite Keuangan Inggris yang terdiri dari banyak partai minta penjelasan lebih lanjut dari Lloyds awal bulan ini tentang penyebab masalah yang terjadi pada 12 Maret. * Lloyds harus berikan laporan lanjutan ke komite dalam satu bulan dan setelah enam bulan.

(Pelaporan oleh Yamini Kalia di Bengaluru; Penyuntingan oleh Sonia Cheema)

MEMBACA  Presiden Korea Selatan Minta Maaf atas Skema Adopsi Asing yang Mengeksploitasi Anak

Tinggalkan komentar