Jumat, 27 Maret 2026 – 01:05 WIB
Jakarta, VIVA – Ancaman krisis energi global kembali menjadi perhatian setelah jalur distribusi minyak dunia di kawasan strategis, Selat Hormuz, terganggu. Wilayah ini adalah salah satu titik paling penting dalam perdagangan energi global, karena banyak pasokan minyak dunia melewatinya.
Ketegangan geopolitik antara Iran dan Israel-Amerika Serikat (AS) telah menimbulkan kekhawatiran akan naiknya harga energi. Hal ini berdampak langsung pada biaya listrik dan bahan bakar di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Dalam situasi seperti ini, masyarakat diajak untuk lebih bijak menggunakan energi di kehidupan sehari-hari, terutama di rumah. Berikut 15 cara hemat energi di rumah yang bisa kamu terapkan, dirangkum pada Jumat, 27 Maret 2026.
- Menggunakan lampu LED hemat energi
Lampu LED mengonsumsi daya jauh lebih rendah dibandingkan lampu biasa, sehingga lebih efisien di tengah kemungkinan kenaikan tarif listrik. - Mematikan lampu saat tidak diperlukan
Kebiasaan ini menjadi semakin penting saat biaya energi berpotensi naik karena gangguan pasokan global. - Mencabut perangkat elektronik yang tidak digunakan
Charger dan perangkat dalam mode standby tetap memakai listrik, yang jika dibiarkan akan menambah tagihan. - Menggunakan peralatan berlabel hemat energi
Peralatan modern dengan efisiensi tinggi membantu mengurangi pemakaian listrik harian rumah tangga. - Mengatur penggunaan AC secara bijak
Dengan potensi kenaikan harga energi, penggunaan AC perlu dibatasi dan disesuaikan kebutuhan. - Memaksimalkan cahaya alami di siang hari
Mengurangi ketergantungan pada lampu listrik saat matahari masih cukup terang. - Menggunakan mesin cuci saat kapasitas penuh
Hal ini mengurangi frekuensi pemakaian listrik dalam jangka panjang. - Menjemur pakaian secara alami
Menghindari penggunaan pengering listrik yang boros energi. - Memilih kulkas hemat energi
Kulkas yang efisien sangat penting karena bekerja tanpa henti sepanjang hari. - Mengurangi frekuensi membuka kulkas
Setiap kali pintu dibuka, energi tambahan dibutuhkan untuk menstabilkan suhu. - Menggunakan rice cooker secara efisien
Matikan atau gunakan mode hemat setelah nasi matang untuk menghindari pemakaian listrik berlebih. - Menghindari penggunaan alat elektronik bersamaan
Mengatur pemakaian alat listrik agar tidak terjadi beban berlebihan.Halaman Selanjutnya
- Menggunakan timer atau smart plug