Sebuah juri di California memutuskan bahwa Meta, pemilik Instagram, dan Alphabet, perusahaan induk Google, bertanggung jawab pada hari Rabu. Keputusan ini menyusul gugatan dari seorang perempuan berusia 20 tahun yang mengklaim bahwa platform media sosial YouTube dan Meta dirancang untuk membuat ketergantungan pada anak-anak.
Putusan tersebut, seperti dilaporkan sebelumnya oleh Reuters, berpotensi memiliki dampak luas terhadap berbagai kasus liabilitas serupa. Kasus-kasus ini menuduh raksasa teknologi sengaja menciptakan platform yang adiktif untuk menjerat anak-anak sebagai pengguna.
Sementara itu, sebuah juri di New Mexico pada hari Selasa menjatuhkan denda yang totalnya mencapai ratusan juta dolar. Hal ini dalam kasus serupa yang diajukan oleh negara bagian tersebut terkait tuduhan bahwa perusahaan membiarkan eksploitasi seksual anak dan menyesatkan konsumen mengenai keamanan Facebook, Instagram, dan WhatsApp.
Ini merupakan berita yang sedang berkembang dan akan diperbarui.