Jakarta (ANTARA) – Badan Gizi Nasional (BGN) membantah klaim yang menyatakan bahwa mereka mewajibkan anak sekolah kembali ke kampus untuk menerima makanan dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG), bahkan selama pembelajaran jarak jauh.
Wakil Kepala BGN Sonny Sanjaya menyebut informasi itu tidak benar. Dia menegaskan bahwa “pemerintah bahkan belum memutuskan kebijakan tentang pembelajaran online untuk anak sekolah”, meski ada spekulasi terkait rencana penghematan bahan bakar.
Dia menekankan, BGN masih mengacu pada mekanisme distribusi biasa, yaitu menyalurkan makanan MBG hanya saat kelas tatap muka.
Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk lebih hati-hati dalam memilah informasi, khususnya yang beredar di media sosial dan belum terverifikasi. Dia menekankan bahwa BGN hanya memberikan informasi resmi tentang MBG melalui saluran komunikasi yang kredibel.
“Jika nanti ada kebijakan baru, termasuk yang mengatur pembelajaran online, kami akan pelajari dulu dan umumkan langkah kami secara resmi,” tegas Sanjaya.
Dia menambahkan, lembaga ini tetap berkomitmen menegakkan standar mutu, gizi, dan pengelolaan program MBG untuk memastikan manfaat yang merata bagi anak sekolah di seluruh Indonesia.
Klariifikasi ini muncul di tengah perbincangan publik mengenai kemungkinan pemerintah memberlakukan pembelajaran jarak jauh wajib di sekolah—serupa dengan protokol saat pandemi COVID-19—untuk menghemat bahan bakar menyusul ancaman kelangkaan akibat perang di Timur Tengah.
Meski pemerintah belum secara resmi membahas opsi tersebut, hal ini sudah ditentang oleh anggota legislator Esti Wijayanti, Wakil Ketua Komisi X DPR.
Dalam pernyataan pada Senin (23 Maret), dia mendesak pemerintah merenungkan penerapan kebijakan serupa selama pandemi, dengan peringatan bahwa pembelajaran jarak jauh “telah meninggalkan masalah signifikan bagi sistem pendidikan kita.”
Menurut anggota dewan tersebut, situasi seperti itu kontraproduktif, melemahkan kapasitas belajar, disiplin, dan pembentukan karakter anak, sekaligus menyingkap keterbatasan teknologi.
Berita terkait: BGN bentuk unit khusus untuk awasi sertifikasi MBG
Berita terkait: BGN wajibkan ekonomi sirkular dalam kelola limbah program MBG
Berita terkait: Indonesia dorong menu inovatif untuk program makan gratis
Penerjemah: Lintang Budiyanti, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026