Sebuah startup kecerdasan buatan yang bikin kalung buat sapi bakal bernilai lebih dari $2 miliar — dan nama-nama besar di modal ventura berebut buat ikutan.
Halter, perusahaan asal Selandia Baru yang bikin kalung pintar bertenaga AI untuk ternak, lagi dalam pembicaraan buat dapetin pendanaan baru yang dipimpin Founders Fund-nya miliader Peter Thiel. Ini bakal naikin dua kali lipat nilai perusahaannya jadi lebih dari $2 miliar, kata Bloomberg (1). Katanya, tawaran ini kebanyakan peminat, sampai-sampai ukuran akhir pendanaannya belum ditentuin.
Kalung bertenaga surya dari Halter pakai AI buat bikin pagar virtual buat sapi, jadi nggak perlu pagar fisik. Kalungnya nyambung ke HP peternak, biar mereka bisa pantau lokasi dan kesehatan kawanan sapinya lewat aplikasi — bahkan pindahin sapinya dari jauh pakai getaran dan suara dari alat itu.
Ini lebih maju dari kalung pemantau ternak biasa, yang biasanya cuma fokus lacak pencernaan atau siklus kawin. Tawaran Halter: kelola seluruh kawanan ternak dari smartphone, dengan biaya $5 sampai $8 per hewan per bulan.
“Tujuannya adalah membuat peternakan padang rumput jadi lebih berkelanjutan dan produktif pakai teknologi,” kata pendirinya, Craig Piggott, ke Bloomberg di tahun 2024 (1).
Pendanaan terakhir perusahaan ini dapet $100 juta dengan nilai sekitar $1 miliar pada Juni lalu, dipimpin BOND. Sejak itu, Halter buka kantor di Colorado dan bilang prioritas mereka adalah ekspansi di AS.
Kemajuan Halter patut dicatat karena teknologi pertanian (agtech) lagi susah beberapa tahun ini. Banyak startup teknologi pertanian yang bangkrut, dan firma modal ventura banyak yang mundur dari sektor ini karena perusahaan susah meyakinkan peternak buat pakai produk mereka, apalagi dengan biaya operasi yang tinggi.
Tapi pertanian presisi — upaya pakai teknologi buat kelola pertanian lebih efisien dan kurangi kebutuhan tenaga kerja — tetap jadi pasar yang tumbuh cepat. Perkiraan industri menyebut pasar pertanian presisi global sekitar $9,5 miliar di 2025, dan diproyeksikan lewat $17 miliar pada 2031 (2). Pertanian yang lebih efisien akhirnya bisa bikin harga makanan lebih stabil buat konsumen, meski hubungan ini masih berlangsung.
Cerita Berlanjut
Halter itu perusahaan swasta, jadi kamu nggak bisa beli sahamnya langsung. Tapi beberapa perusahaan yang sudah go public sudah lama di bidang pertanian presisi — dan bisa dapat keuntungan ketika angin sektor ini berhembus kencang.
Deere & Co. (NYSE: DE) adalah yang paling mendekati tolok ukur pertanian presisi di pasar saham. Perusahaan ini punya satu segmen bisnis penuh — Production and Precision Agriculture — yang khusus di bidang ini. Teknologi See & Spray-nya pakai kamera dan pembelajaran mesin buat identifikasi dan target gulma secara langsung, mengurangi penggunaan herbisida non-residual hampir 50% di lebih dari 5 juta acre pada 2025 (3). Deere juga masuk ke traktor otonom dan analisis lapangan berbasis AI, menjadikannya perusahaan besar yang paling langsung terkait sektor ini.
Baca Lagi: 5 langkah uang penting dilakukan setelah kamu nabung $50.000
Baca Lagi: Jutawan muda tinggalkan saham. Kenapa orang Amerika yang lebih tua harus perhatian
Merck & Co. (NYSE: MRK) adalah nama yang mungkin nggak kamu kaitkan dengan kalung sapi — tapi raksasa farmasi ini sudah bikin itu. Divisi Allflex dan SenseHub Merck capai tonggak 2 juta sapi perah yang dipantau secara global pada November 2025, dan perusahaan ini jual lebih dari 500 juta tag identifikasi hewan per tahun (4). Merck bayar $2,4 miliar buat beli teknologi ini lewat akuisisi Antelliq Group di 2019 (5). Meski ini bagian kecil dari bisnis Merck secara keseluruhan, ini adalah perbandingan perusahaan publik yang paling langsung dengan apa yang dibangun Halter — meski kemampuan pagar virtual Halter yang bikin beda.
Untuk eksposur yang lebih luas ke tema ini, AGCO Corp. (NYSE: AGCO) bikin alat pertanian dan punya Precision Planting, divisi yang fokus pada teknologi penanaman dan aplikasi untuk tanaman baris. CNH Industrial (NYSE: CNH) juga investasi di alat pertanian digital lewat merek Case IH dan New Holland-nya. Dan Corteva (NYSE: CTVA) fokus pada teknologi perlindungan tanaman dan aplikasi presisi, termasuk kerja sama dengan platform pencitraan satelit dan analisis data.
Agtech mungkin lagi turun secara umum, tapi perusahaan yang menonjol masih tarik modal serius. Taruhan Thiel di Halter tanda kalo investor lihat pertanian presisi lebih dari sekadar ceruk — meski sektor ini masih cari model bisnis mana yang benar-benar jalan. Antara startup kalung sapi yang naikin dua kali lipat nilainya dalam kurang dari setahun dan miliaran mengalir ke pemain publik kayak Deere dan Merck, ini adalah ruang yang pantas ditonton.
Gabung 250.000+ pembaca dan dapatkan cerita terbaik Moneywise serta wawancara eksklusif lebih dulu — wawasan jelas yang dikurasi dan dikirim setiap minggu. Langganan sekarang.
—
Kami hanya pakai sumber yang diverifikasi dan laporan pihak ketiga yang kredibel. Untuk detailnya, lihat etika dan panduan editorial kami.
Bloomberg (1); ResearchAndMarkets (2); John Deere (3); Merck Animal Health (4); Merck (5)
Artikel ini cuma sediakan informasi dan tidak boleh dianggap sebagai nasihat. Disediakan tanpa jaminan apapun.