Prabowo Berjanja Lanjutkan Program Makan Gratis dan Berantas Korupsi

Jakarta (ANTARA) – Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada hari Minggu menegaskan kembali komitmennya untuk melanjutkan program Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang diposisikannya sebagai alat untuk menekan korupsi dengan mengalihkan dana negara kepada kesejahteraan publik.

“Saya akan berjuang mati-matian untuk mempertahankan program ini. Saya lebih memilih menggunakan uang negara untuk memberi makan rakyat daripada melihatnya hilang karena korupsi,” ujarnya dalam sebuah wawancara, menurut pernyataan yang diterima di Jakarta.

Prabowo menggambarkan program MBG sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada warga, terutama anak-anak, dengan menyoroti masalah stunting atau kekurangan gizi kronis yang menghambat pertumbuhan fisik di Indonesia.

Dia menceritakan kunjungannya ke sebuah desa di mana dia bertemu anak berusia 11 tahun yang fisiknya seperti anak empat tahun akibat stunting. Pertemuan itu memperkuat keyakinannya bahwa mengalokasikan dana untuk program ini adalah langkah yang tepat.

Presiden menambahkan, inisiatif ini tak hanya bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi lebih luas lewat penyerapan tenaga kerja dalam persiapan dan distribusi makanan.

Pemerintah berencana membangun hingga 31.000 dapur MBG, yang masing-masing diperkirakan melibatkan sekitar 50 pekerja, sehingga berpotensi menciptakan sekitar 1,5 juta lapangan kerja.

“Setiap dapur bisa melibatkan lima sampai sepuluh vendor yang memasok telur, wortel, dan sayuran,” katanya. Vendor-vendor ini secara tidak langsung bisa mendukung 1,5 juta pekerja lagi, karena masing-masing melibatkan sekitar lima petani dalam rantai pasokannya.

Prabowo mengakui masih ada kekurangan dalam pelaksanaan program dan berjanji akan terus melakukan perbaikan.

“Kami telah menutup lebih dari seribu dapur,” ujarnya, menekankan pentingnya penegakan aturan di samping perluasan program.

Dia juga menegaskan bahwa program MBG didanai melalui realokasi anggaran, bukan dari utang baru. Kebijakan ini dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi kebocoran dalam belanja negara.

MEMBACA  Angler Cantik Siap Tampil Memukau! Jangan Lewatkan Keseruan Mancing Mania di GTV!

Berita terkait: Prabowo tinjau dapur MBG, minta makanan gratis disajikan hangat

Berita terkait: Lebih dari 1.000 dapur MBG ditangguhkan untuk perbaikan layanan: Prabowo

Penerjemah: Fathur R, Tegar Nurfitra
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar