Saya benar-benar tidak toleran terhadap jalan pintas memasak yang mengorbankan rasa, dan ini terutama berlaku untuk bacon yang harganya mahal. Kalau saya sudah mengeluarkan $10 untuk sebungkus irisan daging babi, yakinlah saya akan memasaknya dengan cara yang benar.
Meski demikian, pada dasarnya bacon cukup ‘awam-proof’. Lemaknya bekerja dengan sendirinya mencegah bacon matang berlebihan atau menjadi kering. Namun, kelemahannya adalah ia sangat berantakan di dapur — terutama di kompor, di mana percikan minyak punya jangkauan yang luar biasa dan sama sekali tanpa penyesalan.
Dalam upaya menemukan cara terbaik dan terbersih untuk membuat bacon untuk brunch Minggu atau sandwich BLT, saya mencoba beberapa metode, termasuk di kompor, oven, dan air fryer.
Ternyata, selama ini saya keliru.
Menggoreng di Wajan
Waktu memasak: 10 menit
Tingkat keribetan: 8/10
Jumlah bacon: 7-8 lembar
Saya dibesarkan dengan bacon goreng wajan, tetapi tes saya mengungkap ada cara yang lebih baik.
Mike Mackinven/Getty Images
Ini cara saya memasak bacon sejak kecil dan hasilnya cukup baik. Tidak butuh keahlian khusus untuk menggoreng bacon di wajan, meski hampir setiap kali saya melakukannya, percikan minyak bertebaran di atas kompor. Dalam kasus yang lebih sial, lemak terkutuk itu mendarat langsung di kulit atau baju saya, menciptakan dua masalah berbeda yang sama-sama menyebalkan.
Bacon goreng wajan menyerap banyak minyak, makanya banyak orang mengandalkan tisu dapur untuk meniriskan setelah matang. Menggoreng irisan perut babi ini juga cenderung membuatnya melengkung menjadi bola-bola bacon kecil. Meski tidak memengaruhi rasa, presentasinya jadi kurang optimal.
Melihat foto ini saja saya sudah bisa merasakan ledakan percikan minyaknya.
David Watsky/CNET
Kelemahan lain memasak bacon di wajan adalah kapasitasnya terbatas. Wajan 10 inci hanya bisa menampung sekitar 7 lembar bacon ukuran rata-rata sekaligus, meski Anda bisa menambahkan lebih saat bacon menyusut selama dimasak.
Lalu ada urusan membersihkan wajan tersebut setelah dipakai. Kebanyakan peralatan masak tidak disarankan masuk mesin pencuci piring, jadi Anda harus mengatasi permukaan yang berminyak itu sendiri.
Oven
Waktu memasak: 18 menit
Tingkat keribetan: 6/10
Jumlah bacon: 10-12 lembar
Bacon oven paling cocok untuk membuat dalam jumlah besar.
CNET
Meski butuh persiapan lebih, bacon yang dimasak di oven punya keunggulan jelas dibanding goreng wajan. Pertama, soal kapasitas hampir tak perlu dikhawatirkan, karena loyang kue atau baki panggang standar bisa menampung hampir satu bungkus penuh bacon, menjadikan oven ideal untuk kuantitas besar.
Menggunakan baki panggang dan rak memungkinkan lemak menetes. Hasilnya lebih renyah dan kurang berminyak, tapi ini jadi masalah saat membersihkan. Loyang dan baki panggang sulit masuk ke wastafel, dan biasanya ada cukup banyak minyak sehingga Anda tidak ingin memasukkannya ke mesin pencuci piring.
Anda bisa melapisi baki dengan aluminium foil, tapi butuh banyak foil, dan seringkali minyak bacon tetap meresap ke bawah atau menembusnya.
Bacon oven butuh waktu lebih lama daripada di wajan — sekitar 18 menit — tetapi jika Anda berencana memasak satu bungkus penuh dan tidak ingin menjaga kompor, oven adalah pilihan terbaik.
Air Fryer
Waktu memasak: 7 menit
Tingkat keribetan: 4/10
Jumlah bacon: 6-7 lembar
Berkat waktu masaknya yang singkat dan pelaksanaannya yang mudah, air fryer kini menjadi andalan saya untuk membuat bacon.
David Watsky/CNET
Hampir tidak ada yang tidak saya coba buat di air fryer, tapi yang mengejutkan, ini percobaan pertama saya untuk bacon. Saya mengira masaknya akan cepat, karena air fryer memanggang sebagian besar makanan sekitar 25% lebih cepat dari oven standar.
Air fryer terbukti menjadi cara favorit saya untuk membuat bacon, dengan satu catatan besar (lebih lanjut nanti). Air fryer berbentuk mangkuk kaca favorit saya memasak bacon itu dalam sekitar 7 menit pada suhu 190°C — lebih cepat dari oven dan wajan. Karena air fryer dilengkapi rak krisping, lemak secara alami menetes ke wadah di bawahnya, jadi tidak perlu lagi membenamkannya dalam ‘lasagna’ tisu dapur.
Nampan krisping mengalirkan kelebihan lemak selagi bacon dimasak.
David Watsky/CNET
Baconnya jadi renyah sempurna dan bentuknya terjaga lebih baik daripada saat digoreng di wajan.
Dan kekacauannya minimal. Karena ruang masak air fryer muat dengan mudah di wastafel saya, saya bisa mencucinya dalam hitungan detik dengan spons dan air sabun. Ruang masak air fryer mangkuk kaca saya juga aman untuk mesin cuci piring, jadi opsi lain adalah melap minyaknya dan memasukkannya ke mesin pencuci piring.
Bacon air fryer ini benar-benar kriuk, lho.
David Watsky/CNET Catatan Besar: Kapasitas
Saya menggunakan air fryer 4 liter yang cukup sederhana, jadi saya hanya bisa memasukkan sekitar enam lembar sekaligus. Itu cukup untuk saya dan pasangan, tetapi jika saya membuat bacon untuk kelompok, saya harus memasak bergantian atau berinvestasi pada model yang lebih besar.
Meski demikian…
Tidak harus menjaga wajan yang mendesis dan memercik, atau berurusan dengan baki panggang penuh minyak yang baru dikeluarkan dari oven, sepadan dengan usaha memasak sekali lagi untuk memberi makan kelompok. Selain itu, tidak perlu pemanasan awal seperti pada oven, dan kecepatan serta kebersihannya yang mutlak membuat air fryer unggul dibanding metode lain yang saya coba.