Gedung Putih Tangguhkan Undang-Undang Jones untuk 60 Hari. Analis Proyeksikan Dampak Harga BBM Turun 3 Sen.

Konflik AS & Israel vs Iran Ganggu Pasar Energi Dunia

Ketika perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran terus mengacaukan pasar energi dan rantai pasokan di seluruh dunia, pemerintahan Trump mengatakan akan memberikan keringanan sementara untuk persyaratan pengiriman laut berdasarkan undang-undang berusia lebih dari satu abad yang dikenal sebagai UU Jones.

UU Jones mewajibkan barang yang diangkut antar pelabuhan AS harus dipindahkan dengan kapal berbendera AS. UU ini dibuat tahun 1920 untuk melindungi sektor pelayaran Amerika, namun juga sering dikritik karena memperlambat pengiriman barang, termasuk bantuan penting saat krisis.

Pada Rabu, Gedung Putih mengatakan akan menangguhkan persyaratan UU Jones selama 60 hari. Langkah ini bagian dari upaya untuk mengatasi harga minyak yang melonjak dan gangguan kargo karena perang. UU Jones sering disalahkan karena membuat harga bensin, khususnya, menjadi lebih mahal. Tapi, beberapa analis mengatakan keringanan ini hampir tidak akan meringankan tagihan bahan bakar konsumen saat ini.

Apa itu UU Jones?
Nama resminya adalah Merchant Marine Act of 1920. UU ini mewajibkan kapal yang membawa kargo antara pelabuhan AS harus dibangun di AS dan dimiliki warga AS — melarang kapal asing beroperasi di perdagangan domestik. Kapal juga wajib memiliki kru berkewarganegaraan AS.

UU ini bisa diberi keringanan untuk "kepentingan pertahanan nasional". UU Jones juga dimaksudkan untuk memastikan AS memiliki armada dagangnya sendiri jika perang. Tapi, menyingkirkan pesaing asing juga menaikkan biaya angkut kargo di dalam negeri.

Mengapa Trump Memberi Keringanan Sekarang?
Harga minyak melonjak sejak perang Iran dimulai. Hampir semua pergerakan kapal tanker di Selat Hormuz yang penting terhenti, membuat produsen minyak di Timur Tengah mengurangi produksi. Kapal komersial juga terhenti di laut atau menghadapi serangan.

MEMBACA  Visioner Miliarder Peter Diamandis Siapkan Rp 55 Miliar untuk Film yang Angkat Citra AI sebagai Pahlawan

Ini mendorong harga naik untuk bisnis dan konsumen di seluruh dunia. Harga minyak mentah AS sekarang sekitar $98 per barel. Harga rata-rata bensin di AS telah melonjak drastis.

Gedung Putih mengatakan keringanan UU Jones akan membantu mengurangi gangguan jangka pendek ke pasar minyak selama perang dan memungkinkan sumber daya vital seperti minyak dan gas alam mengalir bebas ke pelabuhan AS.

Sementara itu, kelompok industri pelayaran Amerika mengatakan mereka "sangat khawatir" keringanan 60 hari ini akan disalahgunakan dan menggantikan pekerja serta perusahaan Amerika. Mereka juga menegaskan bahwa langkah ini hampir tidak akan menurunkan harga bensin untuk konsumen.

Bagaimana Penangguhan UU Jones Mempengaruhi Harga Bensin?
Banyak faktor yang mempengaruhi harga. Membuka rute pengiriman domestik bukanlah perbaikan menyeluruh.

Sebuah lembaga penelitian memperkirakan keringanan UU Jones mungkin hanya menurunkan harga bensin di Pantai Timur sekitar 3 sen, tetapi berpotensi menaikkan biaya di Pantai Teluk. Langkah ini juga bisa mengesampingkan pekerja kapal Amerika.

AS mencari cara lain untuk menambah pasokan minyak. Departemen Keuangan AS juga melonggarkan sanksi untuk memungkinkan perusahaan AS berbisnis dengan perusahaan minyak milik negara Venezuela. Pemerintahan Trump juga akan sementara membebaskan minyak Rusia dari sanksi AS.

Badan Energi Internasional juga berjanji mengeluarkan 400 juta barel minyak dari cadangan negara anggotanya. Trump mengonfirmasi AS akan mengeluarkan 172 juta barel dari Cadangan Minyak Strategisnya.

Namun, analis mengatakan ini hanya jembatan jangka pendek. Kilang minyak membeli minyak mentah di muka, dan butuh waktu agar pasokan baru sampai ke konsumen. Rasa sakit karena harga tinggi bisa meningkat jika perang berlanjut.

AS adalah pengekspor minyak bersih, tapi tidak berarti kebal terhadap kenaikan harga global. Minyak adalah komoditas yang diperdagangkan secara global. Sebagian besar minyak yang diproduksi AS adalah jenis ringan, tetapi kilang di pantai Timur dan Barat dirancang untuk mengolah jenis yang lebih berat. Akibatnya, AS tetap butuh impor.

MEMBACA  Produksi Global Meningkat untuk Bulan Kelima Berturut-turut

https://journals.uic.edu/ojs/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Fojs%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=6jSnu

Tinggalkan komentar