Trump Sebut AS Bisa Serang Pulau Kharg Iran Lagi ‘Hanya untuk Hiburan’ | Berita Perang AS-Israel Melawan Iran

Presiden AS: Serangan Lanjutan ke Pusat Ekspor Minyak Iran Mungkin Terjadi, Serukan Bantuan Sekutu Buka Selat Hormuz

Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah mengancam akan melakukan serangan lanjutan terhadap Pulau Kharg milik Iran dan mendesak sekutu-sekutunya untuk mengerahkan kapal perang guna mengamankan Selat Hormuz—jalur air yang krusial bagi pasokan energi global—sementara Teheran berjanji akan meningkatkan responsnya.

Trump mengatakan kepada penyiar NBC News pada hari Sabtu bahwa serangan AS tersebut “benar-benar menghancurkan” sebagian besar pusat ekspor minyak itu dan memperingatkan serangan lebih lanjut ke pulau tersebut.

“Kami mungkin memukulnya beberapa kali lagi hanya untuk bersenang-senang,” ujarnya.

Pernyataan itu menandai eskalasi dari Trump, yang sebelumnya menyatakan AS hanya menargetkan situs militer di Kharg.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan Iran akan membalas setiap serangan terhadap fasilitas energinya. Araghchi menambahkan bahwa serangan AS dilancarkan dari dua lokasi di Uni Emirat Arab: Ras Al-Khaimah dan suatu tempat “sangat dekat dengan Dubai,” yang disebutnya “berbahaya.”

Komando Pusat AS menolak berkomentar atas klaim Araghchi. Sementara itu, Penjaga Revolusi Iran pada hari Minggu menyatakan mereka telah melancarkan serangan rudal dan drone terhadap target-target di Israel serta tiga pangkalan AS di wilayah tersebut.

Di sisi lain, kemampuan Teheran untuk menghentikan pengiriman melalui Selat Hormuz—yang dilalui seperlima dari muatan minyak dunia—telah memicu gangguan terbesar dalam pasokan minyak global.

“Negara-Negara di Dunia yang menerima Minyak melalui Selat Hormuz harus menjaga jalur itu, dan kami akan membantu—⁠BANYAK!” tulis Trump dalam sebuah unggahan media sosial pada hari Sabtu.

Perang yang diluncurkan Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada 28 Februari telah menewaskan lebih dari 2.000 orang, sebagian besar di Iran, menurut laporan pemerintah dan media negara.

MEMBACA  Uni Eropa mendesak China untuk menggunakan pengaruhnya terhadap Rusia dan Iran | Berita Politik

Tinggalkan komentar