Jakarta (ANTARA) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi menekankan pentingnya transportasi umum yang ramah dan responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak, termasuk saat musim mudik Lebaran 2026.
“Kami apresiasi berbagai fasilitas yang telah disiapkan untuk mendukung perjalanan mudik yang ramah perempuan dan anak,” ujar Menteri Fauzi dalam keterangannya di sini, Sabtu.
Pernyataan itu ia sampaikan saat meninjau persiapan arus mudik Lebaran di Pelabuhan Merak, Banten.
Fasilitas tersebut meliputi ketersediaan toilet khusus perempuan dan anak, sistem informasi perjalanan yang jelas dan mudah diakses, area bermain ramah anak, serta ruang laktasi yang layak untuk ibu menyusui.
“Selain itu, Pos SAPA 129 siap berfungsi sebagai pusat pengaduan jika ada indikasi kekerasan atau pelecehan,” katanya.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur transportasi dan fasilitas layanan bagi pelaku perjalanan agar perjalanan selama periode Lebaran dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, khususnya perempuan dan anak.
Ia juga menekankan pentingnya petugas layanan yang responsif terhadap kebutuhan perempuan dan anak, serta sistem keamanan dan pemantauan yang memadai untuk mencegah potensi kekerasan, pelecehan, atau situasi darurat selama perjalanan mudik.
“Saya puji fasilitas ruang bermain di kapal. Tadi kita lihat langsung anak-anak di kapal tidak lagi sibuk dengan gawai, tetapi bisa bermain dan berinteraksi dengan orang tua,” kata Fauzi.
Menurut dia, fasilitas tersebut sangat positif karena menciptakan suasana perjalanan yang lebih hangat dan memperkuat kebersamaan antara orang tua dan anak. Ketika fasilitas nyaman, keluarga dapat menikmati perjalanan dengan lebih harmonis.
Berita terkait: Polisi imbau pemudik hubungi 110 jika ada kendala di jalan
Berita terkait: Kementerian: Infrastruktur transportasi siap untuk mudik Lebaran 2026
Penerjemah: Anita, Kenzu
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026