4 Mitos Penyimpanan Emas yang Terbantahkan

Emas (GC=F) bisa menarik saat ekonomi tidak pasti, tapi ada risikonya juga.

Menurut FBI, lebih dari $1 miliar perhiasan dan logam mulia dicuri setiap tahun. Dan saat harga emas naik, pencuri makin termotivasi untuk mencurinya.

Untuk lindungi investasimu, penting untuk simpan emas dengan benar. Memahami mitos penyimpanan emas yang umum (dan apa yang harusnya kamu lakukan) akan jaga emasmu tetap aman.

Pelajari lebih lanjut: Cara investasi emas dalam 4 langkah

Emas fisik punya beberapa kelebihan. Itu nyata, tahan lama, dan jika disimpan di rumah, gratis penyimpanannya. Tapi itu juga berisiko. Karena emas padat dan mudah dibawa, risiko pencuriannya tinggi. Mengingat harga emas sekarang sangat mahal, bahkan pencurian sebagian kecil koleksimu bisa menyebabkan kerugian ribuan dolar.

Untuk menyimpan emas, banyak investor mengandalkan saran dari keluarga atau orang tak dikenal di internet. Sayangnya, beberapa mitos penyimpanan emas sangat umum (dan berisiko!). Ini beberapa mitos paling umum, dan yang bisa kamu lakukan untuk menyimpan emas dengan benar.

Mitos 1: Menyimpan emas di rumah adalah yang paling aman.
Faktanya: 63% dari semua perampokan terjadi di properti perumahan, menyebabkan kerugian miliaran.

Bahkan jika kamu punya brankas, emasmu mungkin tidak aman. Banyak brankas rumah mudah dibuka, dan yang kecil bisa cepat diangkat dan dibawa dari rumah (memberi waktu pencuri untuk membukanya nanti).

Jika kamu memutuskan simpan emas di rumah, pilih brankas yang bisa dikunci ke lantai. Dan simpan brankas di tempat yang tidak terduga; perampok cenderung periksa kamar tidur utama, lemari, dan kantor rumah dulu.

Mitos 2: Asuransi pemilik rumah akan menanggung semua emas saya.
Faktanya: Perlindungan untuk emas bisa sangat terbatas kecuali kamu beli asuransi tambahan.

MEMBACA  Saham yang membuat pergerakan terbesar tengah hari: KVUE, CAT, UBER, CRWD

Meskipun polis asuransi pemilik rumah biasanya menanggung sebagian emas jika dicuri, polis standar menetapkan batas ketat. Tergantung polismu, batas maksimumnya mungkin hanya $1.500, jadi kamu perlu tambah pelampung atau endorsemen asuransi ke polismu untuk dapat perlindungan yang memadai. Atau kamu bisa beli polis terpisah untuk logam muliamu.

Mitos 3: Saya tidak perlu catat pembelian emas saya.
Faktanya: Catatan yang baik diperlukan untuk pelaporan pajak, klaim asuransi, atau memberikan emas ke anggota keluarga.

Karena emas adalah aset fisik yang nyata, orang sering pikir mereka tidak perlu simpan catatan baik. Tapi jika kamu tidak punya dokumen yang benar, kamu bisa dapat masalah saat melaporkan keuntungan modal dari jual emas, mengajukan klaim asuransi jika emas dicuri, atau meninggalkan emas untuk ahli waris.

Saat kamu beli emas, simpan tanda terima pembelian, catat nomor seri, dan ambil foto koin/batangan atau catat kondisinya.

Pelajari lebih lanjut; Emas telah naik sepanjang tahun. Begini cara hindari kena pajak.

Mitos 4: Menyimpan emas di luar rumah itu terlalu mahal.
Faktanya: Kamu bisa simpan emas di lokasi aman dengan harga semurah $50 per tahun.

Jika ide menyimpan batangan emas, bullion, atau koinmu di rumah membuatmu gugup, menyimpannya di lokasi lain adalah keputusan bagus. Ada dua pilihan utama:

Kotak simpanan bank (safe deposit box): Tersedia di banyak bank atau credit union. Kotak simpanan ada di dalam brankas besar, dan kamu harus tunjukkan ID dan punya kunci untuk akses kotaknya. Kotak simpanan besar berharga $70 sampai $100 per tahun.

Brankas penyimpanan swasta: Beberapa perusahaan mengoperasikan fasilitas brankas aman. Kamu bisa simpan batangan emas, koin, dan logam mulia lain di lokasi aman. Biayanya biasanya 0,5% sampai 1,5% dari nilai emasmu. Jika kamu punya emas senilai $10.000, biayanya antara $50 dan $150 per tahun.

MEMBACA  Banjir Cepat yang Melanda Texas Tengah

Memiliki emas fisik bisa jadi investasi alternatif yang cerdas, terutama saat ketidakpastian atau gejolak ekonomi. Namun, memiliki emas fisik butuh beberapa langkah ekstra untuk jaga investasimu aman.

Praktik terbaiknya antara lain:

  • Jika simpan emas di rumah, beli brankas berkualitas tinggi yang dikunci ke lantai dan tidak mudah diangkat.
  • Hindari bicara tentang kepemilikan emasmu atau mempostingnya online.
  • Tambahkan endorsemen atau rider asuransi ke polis asuransi pemilik rumahmu untuk menanggung emasmu.
  • Jika kamu simpan emas di kotak simpanan bank atau brankas swasta, beli polis asuransi terpisah.
  • Untuk koleksi emas lebih besar, simpan emasmu di kotak simpanan bank besar atau brankas penyimpanan profesional.

    Meskipun emas bisa jadi bagian berguna dari portofolio investasi terdiversifikasi, itu tidak harus jadi mayoritas investasimu. Secara umum, ahli rekomendasikan investasi tidak lebih dari 15% uangmu ke emas.

    Di AS, tidak ada batasan berapa banyak emas fisik yang bisa kamu simpan di rumah. Namun, semakin banyak kamu simpan di rumah, semakin besar risiko kehilangan investasi karena pencurian.

    Menyimpan jumlah kecil emas bisa aman jika kamu gunakan brankas berkualitas tinggi yang dikunci ke lantai rumah dan ambil tindakan keamanan yang tepat, seperti pasang kunci ganda dan sistem keamanan rumah. Untuk koleksi lebih besar, kamu mungkin lebih untung dengan gunakan kotak simpanan bank terpisah di bank lokal atau brankas penyimpanan profesional.

Tinggalkan komentar