Pengadilan Inggris Tolak Upaya Penuntutan Ulang Rapper Kneecap atas Dakwaan ‘Terorisme’

Rapper Irlandia Liam O’Hanna menyambut baik putusan dalam kasus yang menurutnya ‘sama sekali bukan soal ancaman bagi publik, bukan soal terorisme’.

Dengarkan artikel ini | 2 menit

Diterbitkan Pada 11 Mar 2026

Jaksa penuntut Inggris gagal dalam banding yang berupaya mengembalikan dakwaan “terorisme” terhadap seorang anggota grup rap Irlandia Kneecap yang dituduh mengibarkan bendera Hezbollah saat sebuah pertunjukan di London.

Pengadilan Tinggi London pada Rabu menolak upaya jaksa untuk menggugat keputusan pengadilan bawahan yang membatalkan kasus terhadap Liam O’Hanna pada September lalu karena kesalahan teknis.

Keputusan ini berarti kasus tersebut tidak akan dilanjutkan. Dalam sebuah pernyataan, Crown Prosecution Service menyatakan Pengadilan Tinggi telah “memperjelas penerapan hukum” untuk kasus semacam ini dan bahwa mereka menerima “putusan tersebut serta akan memperbarui proses kami sesuaiinya”.

O’Hanna – juga dikenal sebagai Liam Og O hAnnaid (namanya dalam Gaeilge, bahasa Irlandia) dan dengan nama panggung Mo Chara (“Temanku”) – didakwa pada Mei tahun lalu karena memajang bendera Hezbollah selama konser di London pada November 2024, yang melanggar Undang-Undang Terorisme 2000 Britania Raya.

Anggota Kneecap – yang bernyanyi rap dalam Gaeilge dan Inggris serta vokal dalam mengutuk genosida Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza – menyebut upaya penuntutan tersebut sebagai “perburuan penyihir negara Inggris”.

O’Hanna menyambut baik putusan tersebut pada Rabu, dengan mengatakan dalam konferensi pers di Belfast bahwa kasus ini “tidak pernah tentang saya, tidak pernah tentang ancaman apa pun kepada publik, dan tidak pernah tentang terorisme”.

“Ini selalu tentang Palestina, tentang apa yang terjadi jika Anda berani bersuara, tentang apa yang terjadi jika Anda dapat menjangkau khalayak luas dan mengungkap kemunafikan mereka, tentang sejauh mana Inggris akan berusaha menutupi kejahatan perang Israel dan AS,” katanya.

MEMBACA  Prototipe Mobil Terbang Ini Terbang Di Atas Mobil yang Berhenti

Disambut sorak pendukung di acara tersebut, O’Hanna didampingi rekan satu bandnya di Kneecap, JJ O Dochartaigh dan Naoise O Caireallain – lebih dikenal dengan nama panggung masing-masing, DJ Provai dan Moglai Bap.

“Pengadilan Tinggi kalian sendiri memutuskan melawan kalian,” tambah O’Hanna, menyapa pemerintah Inggris.

“Hal yang menyedihkan dari seluruh proses ini adalah kalian mencoba mencapku sebagai teroris, padahal menteri-menteri pemerintah Britanialah yang mempersenjatai dan membantu genosida di Gaza, penghancuran Lebanon, dan pembantaian tak bermakna terhadap anak-anak sekolah di Iran.”

Tinggalkan komentar