Penantang Tesla Model S dengan Harga Terjangkau

Selasa, 10 Maret 2026 – 22:00 WIB

Jakarta, VIVA – Toyota lagi-lagi tunjukin keseriusan di pasar mobil listrik dengan perkenalkan Toyota bZ7. Ini adalah sedan listrik ukuran besar yang udah mulai tahap penjualan awal di Tiongkok.

Model ini menarik perhatian karena nawarin kelas sedan premium dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibanding pesaingnya. Bahkan, disebut bisa ‘nantang’ mobil listrik kelas atas kayak Tesla Model S dari sisi harga.

Sedan listrik ini adalah bagian dari keluarga bZ (Beyond Zero) Toyota dan jadi salah satu model paling besar dan ambisius di jajaran EV mereka.

Hal yang paling menarik dari Toyota bZ7 itu harganya. Di pasar Tiongkok, mobil ini punya harga awal sekitar 156.800 yuan atau setara Rp382 juta untuk tahap pre-order.

Harga ini sangat beda dibanding sedan listrik premium kayak Tesla Model S yang harganya sekitar 842.900 yuan atau setara Rp2 miliar. Artinya, Tesla Model S hampir 4,6 kali lebih mahal dari bZ7 versi dasar.

Strategi harga agresif ini nunjukin usaha Toyota untuk memperluas pasar kendaraan listrik dengan produk besar tapi tetap kompetitif harganya.

Toyota bZ7 diposisikan sebagai sedan listrik flagship di jajaran EV Toyota di Tiongkok. Mobil ini punya dimensi besar dengan panjang sekitar 5.130 mm dan jarak sumbu roda 3.020 mm, jadi setara dengan sedan mewah seperti Mercedes-Benz S-Class.

Desainnya nampilin profil sedan aerodinamis dengan garis bodi tajam, lampu LED modern, dan tampilan yang lebih elegan dibanding beberapa model bZ sebelumnya. Dengan ukuran segitu, bZ7 dirancang buat kasih ruang kabin luas dan kenyamanan kayak mobil kelas eksekutif.

Selain desain dan harga yang kompetitif, Toyota bZ7 juga bawa teknologi yang cukup menarik. Mobil ini adalah salah satu kendaraan pertama Toyota yang pake sistem operasi HarmonyOS dari Huawei untuk sistem infotainmentnya.

MEMBACA  Seluruh Fraksi Setuju Hapus Tunjangan Perumahan untuk Anggota DPR

Integrasi ini memungkinkan mobil terhubung dengan berbagai perangkat digital dan ekosistem pintar di Tiongkok, termasuk perangkat dari Xiaomi. Sistem ini juga dukung berbagai fitur bantuan berkendara canggih (ADAS) berbasis AI.

Pendekatan ini nunjukin gimana Toyota berusaha gabungkan teknologi otomotif Jepang dengan ekosistem teknologi digital yang berkembang pesat di Tiongkok.

Tinggalkan komentar