Senin, 11 Mei 2026 – 06:10 WIB
VIVA – Satu keluarga asal Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, tenggelam di Embung Sigit, Desa Sigit, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen. Kejadian ini merenggut nyawa seorang ibu dan anaknya yang berusia 7 tahun. Sementara sang ayah dilaporkan selamat.
Insiden tragis itu langsung menggemparkan warga sekitar. Mereka berduyun-duyun mendatangi embung untuk menyaksikan proses evakuasi keluarga tersebut.
Kepala Desa Sigit, Wardoyo, mengatakan sebelum kejadian naas itu, keluarga tersebut sedang beraktivitas di sekitar embung. Sang ibu, Yasmi Egi (27), tengah berlari keliling embung. Sementara sang ayah, Irfan Agus (28), duduk bersama sang buah hati, Debia (7), menikmati sore di pinggiran embung.
Saat menikmati sore, tiba-tiba sang anak terpeleset dan jatuh ke embung yang cukup dalam. Sang ayah yang melihat putrinya jatuh langsung menceburkan diri untuk menyelamatkan.
Melihat kejadian itu, sang ibu panik karena keduanya tak segera muncul ke permukaan. Tanpa pikir panjang, Yasmi langsung berlari dan terjun ke embung.
Namun, setelah terjun, sang ibu tidak segera tampak. Sang ayah selamat, tetapi anaknya meninggal dunia. Demikian pula sang ibu ditemukan meninggal.
“Embung Sigit itu memang kalau sore banyak warga yang berolahraga di sana. Tapi pada waktu kejadian masih sepi,” kata Wardoyo.
Ia menambahkan, sang ibu baru ditemukan setelah sang anak dievakuasi dalam keadaan meninggal. Tim relawan dan medis langsung mengevakuasi satu keluarga tersebut.
Meskipun sang ayah selamat, ia masih mengalami trauma berat atas kejadian naas yang menimpa kedua orang tersayangnya.
Informasi yang dihimpun, meski satu keluarga itu ber-KTP warga Jaten, Karanganyar, sang ibu merupakan warga Desa Ngrombo, Tangen, dan memiliki rumah di Kecamatan Tangen.
Laporan: Mahfira Putri/tvOne Sragen