Selasa, 10 Maret 2026 – 07:15 WIB
VIVA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan pembicaraan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Senin malam, 9 Maret 2026. Mereka mendiskusikan beberapa isu strategis, termasuk perang dengan Iran yang telah memicu krisis minyak global.
Analisa Video Ungkap Rudal Tomahank AS yang Hantam Bangunan Sekolah Iran, Trump Berbohong?
Penasihat urusan luar negeri Putin, Yuri Ushakov, menyebutkan percakapan kedua pemimpin itu bersifat “profesional, terbuka, dan konstruktif, seperti biasanya dalam dialog antara pemimpin Rusia dan AS.” Dia mengatakan percakapan itu berlangsung sekitar satu jam.
“Donald Trump menelepon Vladimir Vladimirovich Putin untuk membicarakan beberapa topik sangat penting terkait perkembangan terbaru situasi global,” kata Yuri Ushakov seperti dilansir TASS, Selasa, 10 Maret 2026.
Viral Profesor Jiang Xueqin Sebut AS Bakal Kalah Perang Lawan Iran Apa Alasannya?
Ushakov mengatakan Presiden Putin menyerukan kepada Trump untuk “penyelesaian politik dan diplomatik yang cepat” dalam perang AS-Israel melawan Iran, yang merupakan sekutu utama Rusia.
Trump memberikan penilaiannya tentang situasi yang berkembang, kata Ushakov, “dalam konteks operasi AS-Israel yang masih berlangsung.”
Kedubes Iran: Serangan ke Pangkalan AS Bukan Permusuhan ke Negara Teluk
Pemimpin Rusia itu juga memberikan kepada Trump “gambaran tentang situasi terkini di garis depan dimana pasukan Rusia mengalami banyak kemajuan,” tambahnya, merujuk pada perang di Ukraina – yang seharusnya mendorong negosiator dari Kiev untuk bergerak menuju penyelesaian.
Putin “menilai secara positif usaha mediasi yang dilakukan” oleh Trump dalam konflik Ukraina, kata penasihat tersebut. Serangkaian pembicaraan telah diadakan antara pejabat Rusia dan AS serta dengan pejabat Ukraina, tetapi belum ada terobosan untuk mencapai gencatan senjata.
Kedua pemimpin juga melakukan pertukaran pandangan yang “spesifik dan bermanfaat,” dan mereka menyentuh topik Venezuela “dalam konteks situasi di pasar minyak global,” katanya.
Putin sebelumnya pada hari Senin mengatakan bahwa Rusia telah “berkali-kali memperingatkan bahwa usaha untuk menggoyahkan situasi di Timur Tengah pasti akan membahayakan” pasar energi global, menaikkan harga dan membatasi pasokan.
“Secara umum, percakapan itu cukup berarti dan tidak diragukan lagi akan memiliki beberapa kepentingan praktis untuk kerjasama kedua negara di masa depan di berbagai bidang politik internasional,” kata pejabat itu.
Ini adalah percakapan pertama antara presiden Rusia dan AS dalam lebih dari dua bulan, termasuk panggilan telepon pertama mereka yang dilaporkan secara publik sejak serangan AS-Israel terhadap Iran.
Wilayah Ini Bakal Langsung ‘Lenyap’ Jika Perang Nuklir Iran vs AS-Israel Meletus
Ancaman perang nuklir pada 2026 disebut-sebut semakin besar menyusul konflik antara Amerika Serikat dengan Iran. Jika perang nuklir terjadi wilayah ini bakal lenyap.
VIVA.co.id
10 Maret 2026