Indonesia Upayakan Akses Bantuan ke Gaza Lebih Lancar Melalui Dewan Perdamaian

Jakarta (ANTARA) – Keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk mengamankan kursi Indonesia di Dewan Perdamaian (BoP) untuk Gaza bertujuan memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Palestina yang lebih efektif dan tidak terputus, ujar seorang menteri.

Berbicara di Jakarta pada Senin, Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan Indonesia akan menggunakan posisinya di dewan itu untuk memperkuat dukungan politik maupun kemanusiaan bagi rakyat Palestina.

“Jika banyak bantuan kita menghadapi kendala di perjalanan menuju Gaza, kita perlu mencari jalan lain agar bantuan kita benar-benar sampai kepada yang membutuhkan,” katanya.

Iskandar meyakini keanggotaan Indonesia di badan multilateral tersebut dapat memungkinkan negara ini beroperasi lebih efektif di Gaza dan mengeksplorasi cara yang lebih efisien untuk menyalurkan bantuan di luar metode aerial drop.

Dia menambahkan, Presiden Prabowo telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung Palestina melalui diplomasi bilateral dan multilateral yang aktif, termasuk partisipasinya dalam summit pertama Dewan Perdamaian di Washington bulan lalu.

“Presiden telah mengunjungi beberapa negara untuk memperluas akses Indonesia dalam mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza dan Palestina secara umum. Langkah ini perlu, mengingat data yang menunjukkan kurang dari 30 persen pengiriman bantuan sampai ke tujuannya,” ujar menteri tersebut.

Selain mendukung perjuangan Palestina, Iskandar mencatat peran Indonesia di Dewan Perdamaian juga diharapkan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional, dengan menunjuk pada hubungan dagang Indonesia yang berlanjut dengan Amerika Serikat, inisiator dewan tersebut.

“Kepentingan nasional tetaplah prioritas utama. Kami ingin memastikan industri kita terus tumbuh dan Indonesia mempertahankan surplus perdagangan dengan Amerika Serikat,” jelasnya.

Dia juga mengajak masyarakat untuk mempercayai kebijakan pemerintah terkait keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian.

MEMBACA  Bantu Rakyat Iran, Akhiri Republik Islam

“Presiden tidak dapat mengungkap semua detail upaya diplomasi. Namun, saya pastikan bahwa kebijakan ini dirancang untuk melindungi industri dan kepentingan ekonomi nasional sambil memperkuat dukungan untuk Gaza dan Palestina,” tegasnya.

Berita terkait: Prabowo vows Indonesia will quit BoP if Palestine goal ignored

Berita terkait: Indonesia, several nations condemn Israel’s decision on the West Bank

Penerjemah: Anita Permata, Tegar Nurfitra
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar