Menghindari Masalah Finansial: Bebas Utang, Bukan Tanpa THR

Sabtu, 7 Maret 2026 – 07:07 WIB

Jakarta, VIVA – Perencana keuangan Rista Zwestika menjelaskan, dana Tunjangan Hari Raya (THR) dapat dipakai untuk melunasi utang. Syaratnya, kita harus tetapkan prioritas pelunasan berdasarkan jenis utangnya.

"Saya biasanya pakai pendekatan sederhana. Utang mahal vs utang terkelola. Utang mahal seperti kartu kredit, paylater, atau pinjaman konsumtif berbunga tinggi, sebaiknya dilunasi duluan," ujarnya.

Pelunasan utang mahal disarankan lebih diprioritaskan karena bisa membebani keuangan. Sementara utang terkelola, contohnya KPR atau pinjaman berbunga rendah yang tidak mendesak, menurut Rista tidak selalu harus dilunasi pakai dana THR.

"Tidak selalu harus dilunasi dengan THR. Dalam kondisi ekonomi yang tidak pasti, menjaga likuiditas juga penting. Makanya, saya sering sampaikan prinsip, ‘Jangan sampai bebas utang, tapi kehabisan uang’," tegas Rista.

Di situasi ekonomi yang tak pasti ini, ia menyarankan agar sebagian dana THR disisihkan sebagai cadangan tunai untuk berjaga-jaga.

Pemerintah sudah menerbitkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan tentang pemberian THR Keagamaan Tahun 2026 bagi pekerja. Menaker Yassierli menyatakan pemberian THR adalah kewajiban yang harus ditunaikan pengusaha.

Selain itu, Rista berbagi kiat mengelola THR di tengah ketidakpastian global yang bisa picu kenaikan harga energi dan pangan. Masyarakat disarankan lebih berhati-hati dalam menggunakan THR.

"Saya biasa sarankan masyarakat pakai prinsip sederhana: THR sama dengan 3P. Prioritas, proteksi, dan perayaan," kata duta literasi keuangan syariah OJK tersebut.

Pemanfaatan dana THR, lanjutnya, sebaiknya diprioritaskan untuk kebutuhan utama terkait perayaan Idul Fitri, seperti bayar zakat, mudik, dan penuhi kebutuhan keluarga selama hari raya.

Sebagian THR juga sebaiknya disisihkan untuk dana darurat sebagai bentuk proteksi keuangan.

"Kalau dana darurat belum ideal, yaitu minimal setara 6-12 bulan pendapatan, maka sebagian THR memang sebaiknya dialokasikan untuk memperkuat dana darurat. Di masa tidak pasti, cadangan tunai sering lebih penting daripada gaya hidup sesaat," jelasnya.

MEMBACA  Sumedang: Pemerintah akan menyediakan hingga Rp60 juta untuk perbaikan rumah.

Halaman Selanjutnya

Rista menambahkan, dalam kondisi geopolitik yang menegang seperti sekarang, ada baiknya sebagian dana THR digunakan untuk berinvestasi pada aset bernilai stabil dan berisiko rendah, seperti emas, Surat Berharga Negara (SBN), dan reksa dana.

https://grbs.library.duke.edu/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=Ca9at

Tinggalkan komentar