Jumat, 6 Maret 2026 – 10:43 WIB
Jakarta, VIVA – Bulan Ramadan butuh pengendara untuk tetap fokus dan jaga kondisi tubuh saat di jalan. Bagi pengemudi mobil, rasa haus dan lapar saat puasa sering datang lebih cepat kalau cara nyetirnya nggak tepat.
Banyak orang nggak sadar bahwa gaya mengemudi ternyata pengaruhi kondisi tubuh selama di perjalanan. Kalau terlalu tegang atau nyetir secara agresif, tubuh akan lebih cepat capek sehingga rasa haus dan lapar pun datang lebih cepat.
Berdasarkan penelusuran VIVA Otomotif, tips pertamanya adalah mengemudi dengan santai dan jaga emosi di jalan. Nyetir dengan tenang bikin tubuh nggak cepat menghabiskan energi, jadi kondisi tetap stabil sampai waktu buka puasa.
Mengemudi secara agresif, seperti sering ngerem mendadak atau ngegas keras, bisa bikin tubuh cepat lelah. Selain itu, stres waktu hadapi macet juga bisa percepat munculnya rasa haus.
Tips selanjutnya adalah atur suhu kabin mobil dengan baik. Pake AC pada suhu yang nyaman supaya tubuh nggak berkeringat berlebihan selama perjalanan.
Kabin yang terlalu panas bisa bikin tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Kondisi ini tentu buat pengemudi lebih cepat merasa haus meski belum waktunya berbuka.
Pengemudi juga disarankan atur posisi duduk dengan nyaman sebelum berangkat. Posisi duduk yang ergonomis bantu tubuh tetap rileks sehingga nggak gampang capek saat nyetir.
Kalau posisi duduk terlalu tegang atau nggak nyaman, tubuh akan cepat pegal dan energi lebih cepat habis. Hal tersebut bisa picu rasa lapar ataupun haus lebih cepat dari biasannya.
Tips lain adalah hindari perjalanan terlalu lama tanpa berhenti. Kalau perjalanan cukup jauh, pengemudi bisa berhenti sebentar di tempat aman buat meregangkan badan.
Istirahat sebentar bantu tubuh kembali segar dan jaga konsentrasi saat nyetir. Cara ini juga bantu kurangi kelelahan yang bisa picu rasa lapar atau haus.
Selain itu, penting juga pilih waktu perjalanan yang pas selama Ramadan. Kalau bisa, hindari nyetir pada siang hari saat cuaca lagi panas-panasnya.
Halaman Selanjutnya
Perjalanan di pagi hari atau mendekati sore biasanya terasa lebih nyaman bagi pengemudi yang lagi puasa. Suhu udara yang lebih bersahabat bikin tubuh nggak cepat kehilangan energi.