Hezbollah terus melancarkan serangan terhadap Israel sembari menghujani wilayah Lebanon selatan dan sebagian Beirut.
Lebanon sekali lagi terseret ke dalam konflik yang menurut banyak pemimpinnya bukanlah perang mereka.
Berlawanan dengan peringatan pemerintah, Hezbollah telah bergabung dengan Iran dalam konfliknya melawan Israel. Kelompok bersenjata itu menyatakan memiliki hak untuk merespons sebagai bagian dari apa yang mereka sebut kampanye perlawanan.
Rekomendasi Berita
list of 3 items
end of list
Namun, kali ini, pemerintah Lebanon merespons dengan memutuskan untuk melarang aktivitas militer Hezbollah dan menuntut mereka melucuti senjata. Kelompok tersebut belum mengindahkan peringatan itu.
Kini, seiring meluasnya perang antara AS, Israel, dan Iran ke Lebanon, dapatkah keterlibatan Hezbollah memberikan manfaat nyata bagi Tehran?
Dan harga apa yang harus dibayar Lebanon akibatnya?
Pembawa Acara: James Bays
Narasumber:
Heiko Wimmen – Direktur Proyek untuk Irak, Suriah, dan Lebanon di International Crisis Group
Nimrod Novik – Anggota pimpinan Commanders for Israel’s Security
Nabeel Khoury – Rekan non-residen di Arab Center Washington DC
Ditayangkan pada 5 Mar 2026
Klik di sini untuk membagikan di media sosial
share2
plus2google
Tambahkan Al Jazeera di Googleinfo