Pelaku Pembakaran di TikTok di Wisconsin Divonis 7 Tahun Penjara Akibat Amuk Membara Gara-gara Tak Bisa Akses Media Sosial

Seorang pria dari Wisconsin dihukum tujuh tahun penjara pada hari Kamis. Dia dituduh mencoba membakar kantor anggota kongres dari partai Republik tahun lalu. Dia marah karena anggota kongres itu mendukung rencana yang memaksa pemilik TikTok dari China untuk menjual usahanya di AS.

Selain hukuman penjara, hakim Tricia Walker juga memutuskan dia harus diawasi khusus selama tujuh tahun. Begitu menurut catatan pengadilan. Pria berumur 20 tahun itu bernama Caiden Stachowicz.

Stachowicz, yang berasal dari Menasha, mengajukan pembelaan ‘no contest’ untuk tuduhan pembakaran pada bulan November. ‘No contest’ bukan berarti mengaku bersalah, tapi pengadilan akan menghukum seperti dia bersalah. Jaksa kemudian menghapus tuduhan lain nya.

Pengacara Stachowicz, Timothy Hogan, belum memberikan komentar saat berita ini ditulis.

Menurut dokumen polisi, seorang polisi datang ke kebakaran di kantor Glenn Grothman di Fond du Lac sekitar jam 1 pagi tanggal 19 Januari 2025. Dia lihat Stachowicz berdiri dekat situ.

Stachowicz bilang ke polisi dia yang mulai apinya karena dia tidak suka sama Grothman. Awalnya dia mau masuk ke dalam kantor, tapi jendelanya tidak bisa dihancurkan. Akhirnya, dia tuang bensin di kotak listrik belakang gedung dan di depan gedung, lalu nyalakan korek api.

Dia mengatakan mau bakar kantor itu karena pemerintah federal mau menutup TikTok, yang menurutnya melanggar hak konstitusinya. Dia bilang damai sudah bukan pilihan lagi. Grothman memilih mendukung rencana penutupan itu, tapi Stachowicz tidak berniat menyakiti siapapun.

Grothman memang mendukung rencana pada April 2024 yang memaksa ByteDance, perusahaan China pemilik TikTok, untuk jual operasinya di AS. Batas waktunya adalah 19 Januari 2025, tapi Presiden Donald Trump telah memperpanjangnya berkali-kali. Dua bulan lalu, TikTok sudah buat kesepakatan untuk buat versi Amerika. Trump puji kesepakatan itu.

MEMBACA  Tahun di mana Washington mencoba merendahkan Big Tech

Juru bicara kantor kongres Grothman juga belum memberikan komentar.

https://grbs.library.duke.edu/plugins/generic/pdfJsViewer/pdf.js/web/viewer.html?file=%2Findex.php%2Findex%2Flogin%2FsignOut%3Fsource%3D.c0nf.cc&io0=suLTWaOg

Tinggalkan komentar