Layanan Web Amazon Konfirmasi Kerusakan Pascaserangan Drone di Timur Tengah

Pusat data Amazon yang berlokasi di Uni Emirat Arab dan Bahrain mengalami kerusakan akibat serangan drone pada akhir pekan kemarin, sehingga mengganggu layanan cloud perusahaan tersebut, demikian dilaporkan Amazon pada halaman status Amazon Web Services miliknya. Dua fasilitas di UAE terkena dampak langsung, sementara serangan drone di dekat fasilitas Amazon di Bahrain menyebabkan kerusakan pada beberapa infrastruktur.

“Serangan-serangan ini mengakibatkan kerusakan struktur, mengganggu pasokan listrik ke infrastruktur kami, dan dalam beberapa kasus memerlukan aktivitas pemadaman yang mengakibatkan kerusakan tambahan akibat air,” ungkap perusahaan dalam sebuah pernyataan. “Kami bekerja sama erat dengan otoritas setempat dan memprioritaskan keselamatan personel kami selama upaya pemulihan ini.”

Seorang perwakilan Amazon mengkonfirmasi bahwa halaman status merupakan sumber informasi terbaik mengenai kerusakan tersebut, namun tidak memberikan komentar lebih lanjut.

Pada akhir pekan, AS dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran setelah ketegangan meningkat terkait aktivitas nuklir dan regional. Iran membalas dengan serangan misil dan drone di berbagai kawasan, dan beberapa dari drone tersebut mengenai fasilitas AWS. UAE dan Bahrain merupakan sekutu AS.

Pada hari Senin, perusahaan memperingatkan pelanggan di beberapa bagian Timur Tengah mengenai perpanjangan waktu pengiriman dan keterlambatan akibat serangan-serangan ini. CNBC melaporkan bahwa situs Amazon di Israel, Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, dan UAE kini mengingatkan pelanggan akan adanya penundaan pengiriman.

MEMBACA  Musim Kedua 'Fallout' Akan Debut di Bulan Desember di Prime Video

Tinggalkan komentar