Trump Ancam Spanyol dengan Perang Dagang Usai Tolak Pinjamkan Pangkalan Militer untuk Upaya Iran

“Kami akan hentikan semua perdagangan dengan Spanyol,” kata Trump ke wartawan saat rapat di Oval Office bersama Kanselir Jerman Friedrich Merz. “Kami tidak mau ada hubungan apa pun dengan Spanyol.”

Komentar presiden AS ini muncul sehari setelah Menteri Luar Negeri Spanyol José Manuel Albares bilang negaranya tidak akan izinkan AS pakai pangkalan militer bersama di Spanyol selatan untuk serangan yang tidak sesuai piagam PBB. Albares katakan pangkalan militer di Spanyol tidak dipakai dalam serangan ke Iran akhir pekan lalu.

Tidak jelas bagaimana Trump akan hentikan perdagangan dengan Spanyol, karena Spanyol ada di bawah payung Uni Eropa. UE yang negosiasi perjanjian dagang untuk semua 27 negara anggota.

“Jika pemerintahan AS mau tinjau ulang perjanjian dagang, harus dilakukan dengan menghormati otonomi perusahaan swasta, hukum internasional, dan perjanjian bilateral antara Uni Eropa dan Amerika Serikat,” kata juru bicara dari kantor Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez pada hari Selasa.

UE mengatakan berharap pemerintahan Trump menghormati perjanjian dagang yang disepakati dengan blok 27 negara di Skotlandia tahun lalu, setelah berbulan-bulan ada ketidakpastian ekonomi karena kebijakan tarif Trump.

“Komisi akan selalu pastikan kepentingan Uni Eropa sepenuhnya terlindungi,” kata juru bicara Komisi Eropa Olof Gill.

Ini adalah contoh terbaru presiden gunakan ancaman tarif atau embargo sebagai hukuman, dan terjadi setelah keputusan Mahkamah Agung yang batalkan kebijakan tarif global Trump yang luas. Meskipun pengadilan bilang Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional tidak memberi wewenang presiden untuk terapkan tarif sepihak, Trump sekarang klaim bahwa pengadilan justru mengizinkannya untuk terapkan embargo skala penuh pada negara lain pilihannya.

Trump juga mengeluh lagi pada Selasa tentang keputusan Spanyol tahun lalu untuk mundur dari target belanja pertahanan NATO 5%. Saat itu, Spanyol bilang mereka bisa capai kemampuan militernya dengan belanja 2,1% dari PDB, sebuah langkah yang dikritik keras Trump dan dijawab dengan ancaman tarif juga.

MEMBACA  Harga Emas Naik Seiring Pasar Menanti Data Ekonomi Baru AS

Spanyol, kata Trump, adalah “satu-satunya negara di NATO yang tidak setuju untuk naik ke 5%” dalam belanja NATO. “Saya rasa mereka tidak setuju untuk naik ke angka berapa pun. Mereka mau pertahankan di 2% dan mereka tidak bayar 2% itu juga.”

Merz setuju bahwa Trump benar dan bilang, “Kami sedang coba yakinkan mereka bahwa ini adalah bagian dari keamanan bersama kita, bahwa kita semua harus patuh pada ini.”

Spanyol bela posisinya hari Selasa, dengan mengatakan mereka adalah “anggota kunci NATO, memenuhi komitmennya dan memberikan kontribusi signifikan untuk pertahanan wilayah Eropa,” kata juru bicara di kantor Sánchez.

Selama rapat di Oval Office, Trump tanya pendapat Menteri Keuangan AS Scott Bessent tentang wewenang presiden untuk lakukan embargo.

Bessent jawab, “Saya setuju bahwa Mahkamah Agung tegaskan kembali kemampuan Anda untuk terapkan embargo.” Bessent tambah bahwa Perwakilan Dagang AS dan Departemen Perdagangan akan “mulai penyelidikan dan kami akan lanjutkan dengan itu.”

Seorang perwakilan dari Departemen Keuangan AS tidak menanggapi permintaan The Associated Press untuk komentar lebih lanjut.

Sánchez sudah sering mengkritik serangan AS dan Israel ke Iran, menyebutnya sebagai intervensi militer “yang tidak bisa dibenarkan” dan “berbahaya”. Pemerintahannya menuntut de-eskalasi dan dialog segera serta juga mengutuk serangan Iran di seluruh wilayah.

Trump bilang, “Spanyol sama sekali tidak punya apa yang kami butuhkan selain orang-orangnya yang hebat. Mereka punya orang hebat, tapi mereka tidak punya kepemimpinan yang hebat.”

Posisi Spanyol soal penggunaan pangkalan AS di wilayahnya menandai ketegangan terbaru dalam hubungannya dengan pemerintahan Trump. Di bawah Sánchez, pemimpin progresif besar terakhir Eropa, Spanyol juga vokal mengkritik perang Israel di Gaza.

MEMBACA  Pembalasan Berlanjut di Hari Kedua Serangan AS-Israel ke Iran

___

Naishadham melapor dari Madrid. Jurnalis AP Sam McNeil di Brussels berkontribusi.

Tinggalkan komentar