Tangerang, Banten (ANTARA) – Bandara utama Indonesia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta, mengumumkan 15 penerbangan menuju Timur Tengah dibatalkan pada Selasa. Ini adalah gangguan terbaru saat ketegangan regional meningkat dan maskapai menyesuaikan operasi.
Operator bandara negara PT Angkasa Pura Indonesia, juga dikenal sebagai InJourney Airports, menyatakan pembatalan tercatat hingga pukul 07.00 waktu setempat.
“Berdasarkan data operasional per pukul 07.00, ada 15 penerbangan ke Timur Tengah yang dibatalkan,” kata Plt. Asisten Deputi Komunikasi dan Hukum Aziz Fahmi Harahap.
Layanan yang dibatalkan termasuk penerbangan Abu Dhabi EY472 dan EY473 yang dioperasikan oleh Etihad Airways.
Untuk Doha, penerbangan yang terdampak adalah QR956, QR954, QR955, dan QR957 oleh Qatar Airways, serta GA900 yang dijalankan Garuda Indonesia.
Layanan ke Dubai yang terdampak adalah EK356, EK358, EK357, dan EK359 yang dioperasikan Emirates.
Penerbangan SV822 dan SV823 ke Jeddah oleh Saudia juga dibatalkan, bersama WY850 dan WY849 ke Muscat yang dijalankan Oman Air.
Berita terkait: Indonesia menganjurkan kewaspadaan untuk penerbangan Timur Tengah
Harahap mengatakan, gangguan di hari keempat ini menunjukkan perbaikan dari Senin, dimana 18 penerbangan Timur Tengah dibatalkan.
Sejak 28 Februari, total 60 penerbangan dari dan ke Timur Tengah telah dibatalkan di Soekarno-Hatta, tambahnya.
Meski ada gangguan, Airport Operation Control Center bandara terus berkoordinasi dengan maskapai, penyedia navigasi udara AirNav Indonesia, dan otoritas untuk menjaga stabilitas operasional.
Manajemen bandara menyatakan operasi keseluruhan tetap normal, tanpa dampak pada rute domestik atau layanan internasional di luar destinasi Timur Tengah yang terdampak.
Semua terminal tetap beroperasi di bawah standar keselamatan, keamanan, dan layanan yang berlaku, kata operator.
Manajemen memfasilitasi pemulihan layanan bagi penumpang yang terdampak, termasuk koordinasi dengan maskapai tentang penjadwalan ulang dan pengembalian dana sesuai kebijakan masing-masing carrier.
Penumpang disarankan untuk memeriksa status penerbangan melalui saluran resmi maskapai sebelum berangkat ke bandara untuk menghindari ketidaknyamanan lebih lanjut.
Berita terkait: Ruang udara Qatar dibuka kembali, penerbangan Garuda Indonesia Jakarta-Doha berlanjut
*Penerjemah: Azmi Syamsul, Resinta Sulistiyandari
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026*