p{margin:8px 0}
loading…
Sekjen Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Migas Indonesia (IAFMI) Gede Pramona didampingi Pengurus IAFMI lain sudah melaksanakan Factory Visit ke pabrik pipa Indonesia Seamless Tube (IST). Foto/istimewa
BANTEN – Sekretaris Jendral (Sekjen) Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Migas Indonesia (IAFMI) Gede Pramona bersama pengurus IAFMI lain mengadakan kunjungan pabrik ke fasilitas produksi pipa Indonesia Seamless Tube (IST) – PT Artas Energi Petrogas di kawasan Industri Krakatau Steel, Cilegon.
Kegiatan ini untuk dukung perkembangan industri penunjang Migas Nasional, khususnya manufaktur pipa seamless yang punya komitmen tinggi kepada pencapaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Diketahui, industri migas Indonesia saat ini di titik kritis. Ketergantungan pada impor pipa dan alat strategis, teknologi yang terbatas, serta lemahnya basis industri dalam negeri dianggap menghambat Indonesia untuk naik kelas di rantai nilai global.
Baca juga: SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Pada kegiatan itu, Chairman Komunitas Migas Indonesia (KMI) S Herry Putranto hadir untuk kasih dukungan dan buka ruang diskusi bareng IAFMI. Mereka bahas strategi naikin daya saing pipa seamless produksi dalam negeri yang sekarang punya kemampuan TKDN 46%, agar bisa jadi tuan rumah di negeri sendiri.