Dampak Serangan Israel dan AS yang Berlanjut di Ibu Kota Iran, Tehran | Berita Konflik Israel-Iran

Oleh AFP, Anadolu, dan Reuters

Diterbitkan pada 3 Mar 2026

Ledakan-ledakan telah menggema di seluruh Tehran seiring perang memasuki hari keempat, dengan Amerika Serikat dan Israel terus menghujani ibu kota Iran serta berbagai kota dan lokasi lainnya setelah pembunuhan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

Pada hari Selasa, Iran terus membalas serangan terhadap Israel dan di seluruh Teluk di mana negara-negara menjadi tuan rumah aset milik AS.

Sedikitnya 787 orang tewas dalam serangan AS-Israel terhadap minimal 131 kota di Iran, demikian pernyataan Palang Merah Iran pada hari Selasa.

Militer Israel menyatakan telah “menghantam dan melumpuhkan” markas penyiar radio dan televisi negara Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), dengan tuduhan bahwa lembaga tersebut “menyerukan penghancuran Negara Israel dan penggunaan senjata nuklir.”

Dalam sebuah postingan di Telegram, IRIB melaporkan ledakan di dekat markasnya di Tehran namun menyatakan tidak ada gangguan terhadap operasionalnya.

Jalan-jalan di Tehran sebagian besar sepi karena penduduk berlindung selama serangan udara berlangsung.

Media Iran juga melaporkan ledakan-ledakan di kota Karaj, tepat di luar Tehran, serta di kota Isfahan di bagian tengah.

Iran menggelar pemakaman massal pada hari Selasa untuk 165 siswi dan staf yang tewas pada hari Sabtu dalam apa yang disebut Iran sebagai serangan AS-Israel terhadap sebuah sekolah di kota Minab selatan.

MEMBACA  Di 2 Toko Senjata Resmi di Meksiko, Pandangan yang Bertentangan tentang Senjata Api Terpampang

Tinggalkan komentar