CEO JPMorgan Jamie Dimon Ungkap Target Karier yang Ditentukannya Sejak Usia 28 Tahun

Sebelum jadi CEO bank paling kuat di Amerika, Jamie Dimon punya aturan karir sederhana yang terdengar radikal: diam saja.

Saat masih asisten presiden American Express, dia fokus belajar, bukan cari perhatian. "Tujuan pertama saya adalah belajar dan tidak bicara sampai saya bisa memberi nilai tambah," katanya.

Dalam dua tahun, dia naik jabatan jadi wakil presiden. Padahal sudah urus negosiasi akuisisi besar, tapi dia tetap memilih untuk ‘mendapatkan hak’ untuk berbicara.

Usahanya berhasil. Setahun kemudian, dia ikut bosnya ke perusahaan lain dan jadi CFO di usia 30 tahun.

Mantra Jamie Dimon untuk Gen Z: "Belajar, belajar, belajar."

Sekarang, setelah 20 tahun memimpin JPMorgan, dia masih menasihati anak muda untuk lebih banyak mendengar. Bos miliarder itu bilang Gen Z harus tutup TikTok dan Instagram jika ingin sukses.

"Kamu hanya belajar dengan membaca dan bicara dengan orang lain. Tidak ada cara lain," katanya di sebuah konferensi.

Nasihat ini mungkin terdengar aneh di era di mana pekerja muda disuruh bangun personal brand dari hari pertama. Tapi beberapa pakar setuju bahwa bicara lebih sedikit — dengan mendengar aktif dan hindari detail tidak perlu — bisa membuat seseorang terlihat lebih berpengalaman.

Bahkan Steve Jobs pun mendahulukan mendengar

CHRO L’Oréal AS menasihati karyawan baru Gen Z untuk ambil inisiatif seperti mengambilkan kopi atasan atau mencatat rapat. Ini bukan membuat kamu terlihat junior, tapi memberi akses ke ruangan dengan pemimpin senior untuk belajar.

"Kamu ada di dalam ruangan dan menyerap bagaimana keputusan dibuat. Kamu mengembangkan keterampilan menyimpulkan," jelas eksekutif itu.

Bahkan Steve Jobs, yang membangun Apple, tidak pernah berpura-pura tahu segalanya. Dia tetap terbuka untuk belajar dari orang lain sampai akhir.

MEMBACA  Scott Bessent memimpin saat penasehat Trump berselisih tentang tarif

Jony Ive, yang bekerja dengannya selama 15 tahun, menulis dalam surat bahwa mereka banyak menghabiskan waktu makan siang bersama dan berdiskusi ide.

"Bagi Steve, keinginan untuk belajar jauh lebih penting daripada keinginan untuk benar."

Tinggalkan komentar