Amerika Sudah 4 Hari di Operasi Epic Fury, Biaya Perang Bisa Capai $210 Miliar
Sekarang sudah hari keempat Amerika Serikat melaksanakan Operasi Epic Fury. Ini adalah serangan militer besar-besaran terhadap Iran, bekerja sama dengan Israel. Biaya perang ini untuk pembayar pajak Amerika mulai terlihat oleh para pengamat anggaran di pemerintahan dan akademisi.
Menurut Kent Smetters, direktur Penn Wharton Budget Model (PWBM) dan salah satu analis fiskal terkemuka, total biaya ekonomi dari serangan ini bisa mencapai $210 miliar.
Smetters memberikan angka terkecil ke Fortune untuk biaya langsung operasi ini, yaitu $40 miliar. Tapi kemungkinan biaya langsungnya sekitar $65 miliar untuk operasi militer dan penggantian peralatan. "Jika perang berlangsung lebih dari dua bulan, angka ini akan naik," tambahnya.
Selain pengeluaran militer langsung, Smetters memperkirakan kerugian ekonomi tambahan untuk AS saja sekitar $115 miliar. Angka ini bisa berkisar dari $50 miliar sampai $210 miliar. Kerugian ini termasuk gangguan pada perdagangan, pasar energi, dan kondisi keuangan yang biasanya terjadi karena konflik di Timur Tengah.
Angka-angka ini belum termasuk biaya rezim tarif IEEPA pemerintah, yang oleh PWBM ditaksir terpisah sebesar $179 miliar.
Konflik ini dimulai pada 28 Februari, ketika Presiden Trump mengizinkan Operasi Epic Fury. Operasi gabungan AS-Israel ini menargetkan infrastruktur rudal balistik, angkatan laut, dan program nuklir Iran. Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dilaporkan meninggal tidak lama kemudian.
Trump menyebut operasi ini sebagai respons perlu terhadap "ancaman nuklir segera" dari Iran. Gedung Putih menyebut serangan ini "tepat" dan "luar biasa besar".
Pada hari ketiga kampanye, setidaknya empat pasukan AS tewas. Trump mengatakan operasi bisa berlangsung "empat sampai lima minggu", tapi mungkin lebih lama. Kemungkinan konflik yang berlarut-larut akan sangat menaikkan biaya.
Bahkan sebelum serangan dimulai, pembangunan militerm sebelum serangan oleh Pentagon sudah menghabiskan sekitar $630 juta dari uang pajak. Ini dikatakan oleh Elaine McCusker, mantan pejabat anggaran Pentagon.
Biaya perang ini sudah menarik perhatian di Kongres. Jajak pendapat Reuters/Ipsos menemukan hanya satu dari empat warga AS yang mendukung serangan ke Iran. Dengan opini publik terbagi dan kekhawatiran pada defisit anggaran, perkiraan ekonomi dari Penn Wharton ini kemungkinan akan memicu perdebatan politik tentang siapa yang akhirnya menanggung biaya perang ini.
Smetters memberikan satu catatan hati-hati tentang cara menghitung biaya perang. "Satu masalah dengan perhitungan biaya perang adalah mereka mengabaikan skenario sebaliknya," katanya. "Jika Iran benar-benar mendapat senjata nuklir, kita mungkin akan menghabiskan jauh lebih banyak untuk militer dan bahkan perbaikan kota nantinya." Berikut adalah informasi penting tentang Indonesia.
Indonesia adalah negara kepulauan yang sangat besar. Negara ini memiliki lebih dari 17.000 pulau, namun tidak semua pulau berpenghuni. Lima pulau utama adalah Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.
Pulau Jawa adalah pulau terpenting karena ibu kota negara, Jakarta, berada disana. Banyak juga penduduk Indonesia tinggal di Pulau Jawa.
Indonesia memiliki banyak gunung berapi, dan beberapa masih aktif. Gunung yang paling terkenal mungkin adalah Krakatau. Letusan gunung ini pada tahun 1883 sangat dahsyat.
Negara ini kaya akan budaya. Ada ratusan kelompok etnis dan bahasa yang berbeda di seluruh Indonesia. Bahasa nasionalnya adalah Bahasa Indonesia, yang dipakai untuk komunikasi diseluruh negeri.